Minggu, 26 Agustus 2018

Laporan OJL CAWAS 2018 Sapren



LAPORAN “ON THE JOB LEARNING” (OJL)



Disusun Sebagai Laporan Akhir Pada Pendidikan Dan Latihan Calon Pengawas Sekolah Kabupaten Tulang Bawang Periode April s/d Juni 2018






Oleh :
Sapren, S.Pd.SD
Nip : 198302122005011004
Unit Kerja : SDN 01 Mekar Jaya


PROGRAM PENYIAPAN CALON PENGAWAS SEKOLAH
LEMBAGA PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN LAMPUNG
TAHUN 2018


KATA PENGANTAR

Dengan memanjatkan puji syulur Alhamdulillah atas limpahan Taufiq, Hidayah dan Inayah-Nya, penulis dapat menyelesaikan kegiatan on the job learning Pendidikan dan Pelatihan Calon Pengawas Sekolah sekaligus penyusunan pelaporannya.
Pelaksanaan On The Job Learning  Pendidikan dan Pelatihan Calon Pengawas Sekolah merupakan tindak lanjut dari In Job Learning Pendidikan dan Pelatihan Calon Pengawas Sekolah tanggal 16 s.d 22 April 2018 di LPMP Lampung
Penulis menyadari bahwa pelaksanaan on the job learning Pendidikan dan Pelatihan Calon Pengawas Sekolah tidak akan berjalan tanpa bantuan para Kepala sekolah dan guru di wilayah binaan penulis, untuk itu dikesempatan ini penulis manyampaikan terima kasih kepada Kepala sekolah, guru di Wilayah Kecamatan Banjar Margo Kabupaten Tulang Bawang, yang sudi menjadi subyek pelatihan, semoga atas bantuannya dicatat sebagai amal kebajikan, Amin
Penulis menyadari bahwa dengan keterbatasan daya nalar dan kemampuan dalam mengimplementasikan hasil in job learning maka hanya seperti inilah laporan yang dapat Penulis sajikan, namun penulis tetap berharap laporan ini sesuai harapan dan standar pelaporan yang ditetapkan oleh LPMP Lampung
Pada Kesempatan ini, tidak lupa penulis mengucapkan terima kasih kepada yang terhormat
1.      Kepala dinas Pendidikan Kabupaten Tulang Bawang yang telah memberikan bimbingan
2.      Kepala LPMP Lampung yang telah memberikan bombingan
3.      Bapak dan ibu narasumber dan segenap panitia
4.      Semua pihak yang telah memberikan bantuan dan dukungan dalam penyusunan Laporan ini.

Akhirnya dengan adanya pelatihan dan tersusunnya pelaporan ini dapat meningkatkan kwalitas kepengawasan penulis dan sekaligus dapat sebagai sarana peningkatan mutu pendidikan.


                                                                   Tulang Bawang,     23 Juni 2018

                                                                   Penulis


DAFTAR ISI


HALAMAN JUDUL .......................................................................             i
LEMBAR PENGESAHAN   ...........................................................             ii
KATA PENGANTAR           ...........................................................             iii
DAFTAR ISI  ...................................................................................             iv
DAFTAR LAMPIRAN         ...........................................................             vi

BAB. I . PENDAHULUAN
A.   Latar Belakang     .......................................................................             1
B.   Tujuan      ...................................................................................             3
C.   Hasil Yang Di Harafkan  ............................................................            3

BAB. II. PELAKSANAAN DAN HASIL OJL
A.   Penyusunan Program Kepengawasan      ................................... .           5
1.      Persiapan         ………………………………………………            5
2.      Pelaksanaan     ……………………………………………                8
B.   Pelaksanaan Supervisi Akedemik            ...................................             11
1.      Persiapan         ………………………………………………            11
2.      Pelaksanaan     ………………………………………………            11
C.   Program Kepengawasan Manajerial ........................................                13
1.      Persiapan         ………………………………………………            13
2.      Pelaksanaan     ………………………………………………            14
D.   Proposal Penelitian Tindakan Sekolah     ...................................             19
1.      Persiapan         ………………………………………………            20
2.      Pelaksanaan     ………………………………………………            21
E.   Pelaksanaan PKG Dan PKB        ..............................................             23
1.      Persiapan         ………………………………………………            23
2.      Pelaksanaan     ………………………………………………………………            24
F.   Temuan Khusus    ......................................................      ………            31
1.      Persiapan         ……………………………………………    .           31
2.      Pelaksanaan     ………………………………………………            31

BAB III. KESIMPULAN DAN SARAN
A.   Kesimpulan          .......................................................................             36
B.    Saran       ......................................................................... …….             38

LAMPIRAN - LAMPIRAN






















DAFTAR LAMPIRAN

1.         Matrik RTL
2.         Jurnal Kegiatan
3.         Dokumen Pelaksanaan Kegiatan
a.       Biodata Peserta Pelatihan
b.      Surat Keterangan Pelaksanaan kegiatan On the Job Learning dari Guru/Kepala Sekolah.
c.       Jadwal kegiatan On the Job Learnng
d.      Program kepengawasan
e.      Laporan supervisi Akademik
f.        Laporan Supervisi Manajerial
g.       Dokumen RKS, RKJM dan RKAS
h.      Proposal Penelitian Tindakan Sekolah
i.         Laporan PKG dan Rancangan PKB 2 orang Guru
j.        Laporan Temuan Khusus tentang Best Pratise Kepala sekolah
k.       Rekaman / photo Pelaksanaan Kegiatan













BAB I
PENDAHULUAN


A.      Latar Belakang
Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi Nomor 21 Tahun 2010 Tentang Jabatan Fungsional Pengawas Sekolah Dan Angka Kreditnya Jabatan fungsional Pengawas Sekolah adalah jabatan fungsional yang mempunyai ruang lingkup tugas, tanggung jawab dan wewenang untuk melaksanakan kegiatan pengawasan akademik dan manajerial pada satuan pendidikan.
Sedangkan Tugas pokok Pengawas Sekolah adalah melaksanakan tugas pengawasan akademik dan manajerial pada satuan pendidikan yang meliputi penyusunan program pengawasan, pelaksanaan pembinaan, pemantauan pelaksanaan 8 (delapan) Standar Nasional Pendidikan, penilaian, pembimbingan dan pelatihan professional Guru, evaluasi hasil pelaksanaan program pengawasan, dan pelaksanaan tugas kepengawasan di daerah khusus. Untuk dapat melaksanakan tugas tersebut, dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 12 Tahun 2007 tentang Standar Pengawas Sekolah/Madrasah dinyatakan bahwa Pengawas Sekolah harus memiliki enam dimensi kompetensi yang dipersyaratkan, yaitu: Kompetensi Kepribadian, Kompetensi Supervisi Akademik, Kompetensi Supervisi Manajerial, Kompetensi Evaluasi Pendidikan, Kompetensi Penelitian dan Pengembangan, Kompetensi Sosial
Untuk mencapai keenam kompetensi yang dipersyaratkan bagi Pengawas itulah maka diperlukan berbagai upaya, diantaranya diklat penyiapan calon pengawas Pola Diklat calon pengawas sekolah yang harus dijalani oleh peserta adalah dalam kegiatan tatap muka (in servis-1) selama waktu 70 jam (meliputi mata diklat umum, merupakan modal awal untuk menjalani praktek lapangan on the job learning (OJL) selama kurang lebih 3 bulan atau 200 jam di sekolah sendiri . Kegiatan OJL sebagai tindak lanjut dari In servis-1 merupakan implementasi dari materi yang disampaikan master trainer dari LPMP Lampung selama kurang lebih 1 minggu mulai dari tanggal 16 – 22 April 2018 sekaligus sebagai upaya untuk meningkatkan kompetensi calon pengawas sekolah. Porsi waktu OJL lebih besar karena calon pengawas sekolah/madrasah dituntut untuk belajar langsung di lapangan untuk melaksanakan Rencana Tindak Kepengawasan (RTK) yaitu untuk meningkatkan kompetensi diri calon pengawas sekolah berdasarkan hasil Analisis Kebutuhan Pengembangan Keprofesian (AKPK) di sekolah sendiri (SDN 01 Mekar Jaya), yang terdiri dari Program Kepengawasan, Supervisi Akademik, Supervisi Manajerial, Proposal Penelitian Tindakan Sekolah, Penilaian Kinerja Guru dan Temuan Khusus di sekolah sendiri.


B.     Tujuan
Tujuan yang ingin dicapai dari pelaksanaan OJL adalah:
a.       Melaksanakan dan melaporkan Program Kepengawasan. baik Akademik maupun Manajerial
b.      Melaksanakan dan Melaporkan Supervisi Akademik 2 orang guru dari sekolah sendiri
c.       Melaksanakan dan Melaporkan Supervisi Manajerial di sekolah sendiri
d.      Melaksanakan dan Melaporkan  Proposal Penelitian Tindakan Sekolah di sekolah sendiri
e.       Melaksanakan dan Melaporkan Penilaian Kinerja Guru di sekolah sendiri
f.       Menyusun Laporan temuan Khusus
g.      Menyusun laporan On The Job Leraning

C.      Hasil Yang Diharapkan
a.       Terlaksana dan      terbuatnya       laporan            Program Kepengawasan. baik Akademik maupun Manajerial
b.      Terlaksana dan      terbuatnya       laporan Supervisi Akademik 2 orang guru dari sekolah sendiri
c.       Terlaksana dan      terbuatnya       laporan Supervisi Manajerial di sekolah sendiri
d.      Terlaksana dan      terbuatnya       Proposal Penelitian Tindakan Sekolah di sekolah sendiri
e.      Terlaksana dan      terbuatnya       laporan Penilaian Kinerja Guru di sekolah sendiri
f.        Terlaksana dan      terbuatnya       laporan temuan Khusus
g.       Terlaksana dan      terbuatnya       laporan On the Job Learning (OJL)


















BAB II
PELAKSANAAN DAN HASIL OJL


A.      Penyusunan Program Kepengawasan
1.       Perencanaan program kepengawasan
a.       Program Pembinaan Kepala Sekolah
1)      Pembinaan Kepala Sekolah pada Standar Pengelolaan dan terkait: Penyusunan Program Kerja Sekolah / RKT dan RKAS, Rencana Pengembangan Sekolah / RKJM, Penyusunan Dokumen I Kurikulum , Peraturan Akedemik, Pedoman Akademik, Pengawasan dan evaluasi, Kemitraan Satdik
2)      Pembinaan Kepala sekolah dalam merefleksikan hasil-hasil yang telah dicapai melalui Analisis Konteks, Evaluasi Program Kerja Sekolah dan atau EDS
3)      Pembinaan Kepala sekolah dalam melaksanakan bimbingan konseling, Pengembangan diri dan ekstrakurikuler
4)      Pembinaan Kepala sekolah dalam persiapan dan pelaksanaan Akreditasi
(Lihat Matrik Program pada Lampiran 2. Rencana Program Tahunan ; Lampiran 3. Rencana Program Semester Ganjil dan Lampiran 4. Rencana Program Semester Genap) 
                                                                
b.      Program Pembinaan Guru
1)      Pembinaan Guru dalam tahap Perencanaan: melakukan Analisis Pemetaan KI-KD, Analisis Standar Proses (Penyusunan RPP dengan pendekatan Saintifik) dan Analisis Standar Penilaian.
2)      Pembinaan Guru dalam tahap pelaksanaan pembelajaran (Kegiatan Awal, Inti dan Penutup)
3)      Pembinaan Guru dalam tahap pelaksanaan penilaian pembelajaran ; dalam memanfaatkan lingkungan dan berbagai sumber belajar ; dalam Program Pengayaan dan remidial ; dalam pemanfaatan IT dalam pembelajaran ; dalam Analisis Hasil Belajar / Penilaian  ; dalam merefleksikan hasil-hasil yang telah dicapainya dengan menunjukkan perubahan pada proses pembelajaran

c.       Program Pemantauan Pelaksanaan 8 SNP
Pemantauan pelaksanaan 8 sebagai berikut:
1)      Pemantauan pelaksanaan Standar Isi
2)      Pemantauan pelaksanaan SKL
3)      Pemantauan pelaksanaan Standar Proses
4)      Pemantauan pelaksanaan Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK)
5)      Pemantauan pelaksanaan Standar Sarana dan Prasarana
6)      Pemantauan pelaksanaan Standar Pengelolaan
7)      Pemantauan pelaksanaan Standar Pembiayaan
8)      Pemantauan pelaksanaan Standar Penilaian
(Lihat Matrik Program pada Lampiran 2. Rencana Program Tahunan ; Lampiran 3. Rencana Program Semester Ganjil dan Lampiran 4. Rencana Program Semester Genap)

d.      Program Penilaian Kinerja Guru dan atau Kepala Sekolah
1)      Penilaian Kinerja Kepala Sekolah
2)      Penilaian Kinerja Guru

e.       Program Pembimbingan dan Pelatihan Guru dan atau Kepala Sekolah
1)      Pembimbingan dan pelatihan Kepala Sekolah dan guru dalam Penyusunan Program Kerja Sekolah/RKT dan RKAS, Rencana Pengembangan Sekolah/RKJM, Penyusunan Dokumen I Kurikulum , Peraturan Akedemik, Pedoman Akademik, Pengawasan dan evaluasi, Kemitraan Satdik.
2)      Pembimbingan dan pelatihan Kepala Sekolah dan guru dalam melakukan Analisis Konteks, Pemetaan KI-KD, Analisis Standar Proses (RPP) dan Analisis Standar Penilaian.
3)      Pembimbingan kepala sekolah dalam pengawasan akademik (Supervisi dan tindak lanjut hasil supervisi
4)      Pembimbingan dan pelatihan guru dalam Model-model Pembelajaran Saintifik
5)      Pembimbingan Guru dalam memanfaatkan hasil penilaian / Analisis penilaian.
(Lihat Matrik Program pada Lampiran 2. Rencana Program Tahunan ; Lampiran 3. Rencana Program Semester Ganjil dan Lampiran 4. Rencana Program Semester Genap)




f.       Evaluasi dan Pelaporan Hasil Kepengawasan
Untuk mengetahui bentuk kegiatan yang dilakukan pengawas sebagai kontrol disajikan dalam matrik Program Evaluasi dan Pelaporan Hasil kepengawasan yang terdiri dari:
1)      Keterlaksanaan Supervisi Akademik
2)      Keterlaksanaan Supervisi Manajerial
(Lihat Lampiran 14. Matrik Evaluasi dan Pelaporan Pengawas) Program Tahunan Pengawasan (Lampiran 2) dituangkan kedalam Program Semester Ganjil (Lihat Lampiran 3. Rencana Program Semester Ganjil) dan Program Semester Genap (Lihat Lampiran 4. Rencana Program Semester Genap). Program Semester Ganjil, dituangkan kedalam Rencana Kepengawasan Manajerial dan Rencana Kepengawasan Akademik (Lihat Lampiran 5 dan Lampiran 6), sedangkan Program Semester Genap, dituangkan kedalam Rencana Kepengawasan Manajerial dan Rencana Kepengawasan Akademik (Lihat Lampiran 7 dan Lampiran 8). Untuk memudahkan kegiatan pengawasan disertai instrumen Kepengawasan Manajerial dan Instrumen Kepengawasan Akademik (Lampiran 9.)Jadwal kegiatan kepengawasan per semester tertuang pada Lampiran 10.


2.       Pelaksanaan Program Kepengawasan
Secara rinci Pelaksanaan yang dapat dilakukan melalui kegiatan kepengawasan adalah:
a.       Pembinaan dan pembimbingan kepada Kepala sekolah terkait dengan: administrasi kepala sekolah, Rencana Kerja Sekolah, penyusunan peraturan akademik sekolah dan pelaksanaan supervisi kelas,
b.      Pembinaan dan pembimbingan guru dalam tahapan perencanaan menyiapkan perangkat pembelajaran dan administrasi guru.
c.       Pembinaan dan pembimbingan guru dalam tahapan pelaksanaan pembelajaran terkait dengan kegiatan pembelajaran mulai pada tahapan awal, kegiatan inti dan kegiatan penutup, sehingga dengan waktu yang ada tidak dapat melakukan seluruh kegiatan secara menyeluruh mengacu pada Standar proses yang baru (Permendikbud No. 22 Tahun 2016)
d.      Pembinaan dan pembimbingan kepada guru terkait dengan merancang penilaian (mengacu Permendikbud 16 Tahun 2016) dan analisis hasil belajar.
e.       Pembinaan dan pembimbingan guru dalam pemanfaatan perangkat IT untuk pembelajaran dan untuk kepentingan administrasi guru
f.       Pendampingan KS, PTK dan guru dalam kegiatan penyusunan Analisis Konteks dan Dokumen I dan II (Kurikulum)
g.       Pembinaan dan pembimbingan terkait dengan keterlaksanaan standar sarana prasarana, standar pengelolaan
h.      Pembinaan dan pembimbingan karyawan/ Tata Usaha dalam administrasi umum.
i.        Pemantauan keterlaksanaan 8 SNP.
j.        Pembimbingan dan pelatihan kepala sekolah dan guru terkait refleksi atas hasil hasil yang dicapai oleh kepala sekolah melalui EDS dan model-model pembelajaran.

Beberapa rencana Pelaksanaan tersebut dilakukan dengan cara kegiatan supervisi akademik dan manajerial, baik dengan teknik individual maupun dengan teknik kelompok melalui kegiatan mandiri oleh pengawas atau dalam bentuk workshop, beberapa rencana tindak lanjut dijadikan acuan pengawas dalam kegiatan kepengawasan sekolah.

Secara khusus beberapa catatan Pelaksanaan untuk pengawas terkait pelaksanaan PK Guru yang mengacu Permenegpan Nomor 16 tahun 2009, diantaranya:
a.       Melakukan pembinaan dan memberi penguatan kembali materi PK bagi guru dan kepala sekolah.
b.      Meminta kepada kepala sekolah untuk mengangkat koordinator PKB di awal Tahun Pelajaran baru.
c.       Membimbing kepala sekolah dan koordinator  menyusun dan melaksanakan  PKB.
d.      Memberikan contoh melaksanakan penilaian PK sesuai prosedur.
e.       Melakukan koordinasi dengan kepala sekolah terkait pelaksanaan PK Guru bagi pengawas.

B.     Supervisi akademik
1.       Perencanaan Supervisi akademik
Kegiatan supervisi  diawali dengan penyusunan rencana supervisi akademik (RKA) yang dilandasi oleh hasil pemeriksaan administrasi guru dan wawancara di sekolah binaan. pembelajaran di kelas. Dengan memakai pendekatan kooperatif dan kolaboratif dan teknik kunjungan kelas.
2.      Pelaksanaan Supervisi Akademik
Dengan berpedoman pada RKA yang disusun, dilaksanakan kegiatan inti supervisi meliputi penilaian, pembinaan, dan pemantauan  proses pembelajaran di kelas. Pada tahap berikutnya dilakukan pengolahan dan analisis data hasil penilaian, pembinaan, dan pemantauan dilanjutkan dengan evaluasi hasil supervisi akademik. Berdasarkan hasil analisis data, disusun laporan hasil supervisi yang menggambarkan sejauh mana keberhasilan tugas pengawas dalam meningkatkan kualitas proses dan hasil pemmbelajaran IPA di SDN 01 Mekar Jaya Kecamatan Banjar Margo. Dari siklus proses supervisi inilah, laporan kegiatan supervisi  merupakan tahapan yang sangat penting dan strategis. Karena dari laporan hasil supervisi dapat menjadi pangkal kebijakan dan langkah selanjutnya.
Supervisi akademik yang dilakukan pada pada semester genap tahun pelajaran 2017/2018 ini ditekankan pada aspek pencapaian standar isi dan standar proses yang meliputi dokumen Administrasi perencanaan pembelajaran , silabus dan RPP dan supervisi kunjungan kelas.
Waktu pelaksanaan supervisi mengacu pada Program Tahunan (PROTA) dan Program Semester (PROMES) yang telah disusun sebelumnya.
Hasil supervisi menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan guru dalam menyusun silabus dan RPP sesuai standar isi, standar komptensi dan kompetensi dasar, dan prinsip-prinsip pengembangan KTSP dari yang semula copy paste menjadi membuat dengan mandiri.  Silabus dan Rpp yang dibuat kemudian diterapkan dalam pembelajaran di kelas. Hasil supervisi dapat dilihat dari tabel dibawah ini:
No
Nama guru
Nilai pembelajaran
Awal
Nilai pembelajaran
Akhir
1
Riyadi, S.Pd.SD
83,25
95,55
2
Wahyuni, S.Pd.
84,62

96,15

C.      Program Supervisi Manajerial tentang RKS/RKJM
1.       Perencanaan Program Supervisi Manajerial
Pada tahap ini Penulis Membuat Rencana Kepengawasan Manajerial (RPM) dengan isi RPM sebagai Berikut:
a.       materi  Supervisi tentang RKJM, RKT dan RKAS
b.      Tujuan;
1)      Tujuan umum: Berkembangnya kompetensi kepala sekolah  pelaksanaan, dan evaluasi mengevaluasi RKJM, RKT dan RKAS berperan sebagai Manajer?
2)      Tujuan khusus: Setelah mengikuti kegiatan supervisi kepala sekolah dapat  mengkaji rencana,memperbaiki pelaksanaan, dan mengevaluasi mengevaluasi RKJM, RKT dan RKAS berperan sebagai Manajer dengan indikator sebagai berikut: Mereviu rencana perubahan
a)      agar selaras dengan visi dan misi sekolah,
b)      mendeskripsikan realita tentang kondisi nyata sekolah,
c)      mendeskripsikan kondisi yang diharapkannya, dan
d)     mereviu strategi dalam mewujudkan kondisi yang diharapkan.
c.       Metode Supervisi
1)      Observasi
2)      Mentoring
3)      Training
4)      Coaching
d.      Sosialisasi dan koordinasi program kepengawasan Manajerial
e.       Penyusunan instrumen supervisi
Instrumen yang penulis pakai adalah instrument peantauan Standar Pembiayaan.

2.      Pelaksanaan supervisi Manajerial
Ø  Tabel kegiatan Supervisi Manajerial
Kegiatan
Deskripsi
Alokasi waktu
Prasupervisi
a.       Dialog terbuka untuk menganalisis program tahunan untuk melihat rencana perubahan esensial yang mencakup:
a.       Meningkatkan keberterimaan perubahan
b.      Perubahan dalam SKL
c.       Perubahan dalam rencana pembelajaran
d.      Perubahan dalam pendekatan pembelajaran.
e.       Perubahan dalam metode pembelajaran.
f.       Perubahan pembelajaran yang berbasis aktivitas
g.      Perubahan dalam pelaksanaan penilaian otentik
h.      Perubahan dalam pengelolaan nilai hasil penilaian.
i.        Pembaharuan pelaksanaan supervisi.
60 menit
Kegiatan Inti Supervisi
b.      Mengamati:
Ø  Mengidentifikasi  bukti fisik untuk memperoleh data tentang komponen perubahan yang telah sekolah wujudkan dan yang belum dapat diwujudkan.
Ø  Mengidentifikasi kekuatan yang perlu diperkuat dan kelemahan yang memerlukan perbaikan.
c.       Menanya
Ø  Kepala sekolah bertanya tentang hal yang masih belum dipahaminya.

d.      Mencoba
Ø  Kepala sekolah mencoba untuk menganalisis kekuatan yang dapat dikembangkan lebih lanjut.
Ø  Kepala sekolah mengidentifikasi lebih lanjut untuk melaksanakan perbaikan mutu
e.       Menalar/Mengasosiasi
Ø  Mengidentifikasi rencana perbaikan pelaksanaan progam.
Ø  Mengidentifikasi  perbaikan strategi pelaksanaan program untuk mewujudkan kondisi yang diharapkan.
Ø  Melakukan dialog untuk mengembangkan stategi terbaik.
f.       Merumuskan kesimpulan
Ø  Menyimpulkan hasil pelaksanaan supervisi dalam melaksanaan perbaikan proses perubahan.
g.      Melaksanskan refleksi dan menyusun rekomendasi tindaklanjut perbaikan

90 menit
Penutup
h.      Menyampaikan rekomendasi tindak lanjut.
20 menit


Ø  Hasil pengisian Instrumen Pengawasan  Manajerial

No.
Uraian
Alternatif Kegiatan
Catatan Hasil Pengawasan
Pemenuhan
Belum terstandar
Memenuhi standar
Di atas standar
1.       
Mereviu rencana perubahan (1) agar selaras dengan visi dan misi sekolah, (2) mendeskripsikan realita tentang kondisi nyata sekolah, (3) mendeskripsikan kondisi yang diharapkannya, dan (4) mereviu strategi dalam mewujudkan kondisi yang diharapkan.
·  Perumusan RKJM
·  Perumusan RKT/ RKAS

Data dari beberapa sekolah yang diobservasi menunjukkan sekolah belum mereviu RKJM dan RKT
X


2.       
Melaksanakan pertemuan berkala dalam melaksanakan perbaikan proses kegiatan atau mengevaluasi keterlaksanaan perubahan untuk memastikan bahwa target mutu lulusan terpenuhi.
·  Evaluasi berkala tentang keterlaksanaan dan ketercapaian program (pertemuan rutin)

Pertemuan berkala  untuk mengevaluasi perkembangan pelaksanaan dan keberhasilan yang dipimpin kepala sekolah belum terjadwal
X


Kajian RKJM dan RKAS
KONDISI IDEAL
KONDISI NYATA
SOLUSI
CAWAS


1.  RKJM dan RKS disusun oleh tim penyusun RKJM/RKS
 RKJM tidak disusun oleh tim penyusun RKJM/RK
 Menyarankan Membuat RKJM
disusun oleh tim penyusun RKJM/RK
2.  RKJM dan RKS disetujui rapat dewan pendidik setelah memperhatikan pertimbangan dari komite sekolah/madrasah dan disahkan berlakunya oleh dinas pendidikan kabupaten/kota.
 RKJM tidak disetujui rapat dewan pendidik
 Menyarankan Disetujui rapat dewan pendidik
3.  Disosialisasikan kepada warga sekolah, masyarakat dan pemangku kepentingan.
 RKJM tidak Disosialisasikan kepada warga sekolah, masyarakat dan pemangku kepentingan.
 Menyarankan Agar Disosialisasikan kepada warga sekolah, masyarakat dan pemangku kepentingan.
4.  Penyusunan RKJM berdasarkan rekomendasi EDS.
 Tidak berdasarkan rekomendasi EDS.
Menyarankan Berdasarkan rekomendasi EDS
5.  RKS memuat kegiatan-kegiatan:
 Semua kegiatan
 Menyarankan agar lebih memperbaiki RKS
a. Kesiswaan,
Ya
 Menyarankan agar lebih memperbaiki
b. Kurikulum dan kegiatan pembelajaran,
Ya
Ya
 Menyarankan agar lebih memperbaiki
 Menyarankan agar lebih memperbaiki
c. PTK serta pengembangannya,
Ya
d. Sarana dan prasarana,
Ya
 Menyarankan agar lebih memperbaiki
e. Keuangan dan pembiayaan,
Ya
 Menyarankan agar lebih memperbaiki
f. Budaya dan lingkungan sekolah,
Ya
 Menyarankan agar lebih memperbaiki
g. Peran serta masyarakat dan kemitraan,
Ya
 Menyarankan agar lebih memperbaiki
h. rencana kerja lain yang mengarah kepada peningkatan dan pengembangan mutu.
Ya
 Menyarankan agar lebih memperbaiki
7.  Pelaksanaan kegiatan sekolah yang tidak sesuai dengan RKS perlu mendapat persetujuan melalui rapat dewan guru dan komite sekolah.
Ya
Menyarankan agar lebih memperbaiki 


Ø  Kesimpulan hasil Pengawasan:
Dari beberapa item yang dipantau terdapat 2 yang masih dalam posisi di bawah standar. Kelemahan utama yang perlu mendapat perbaikan lebih lanjut dalam (1) mendeskripsikan kondisi yang diharapkan dan strategi yang sekolah pilih (2) perlu peningkatan kompetensi Kepala sekolah dan guru dalam mengelola RKJM, RKT dan RKAS. Pada posisi ini dalam awal program masih perlu perhatian yang  lebih bersungguh-sungguh karena berbagai kelemahan yang perlu perbaikan lebih lanjut.

Ø  Refleksi/rekomendasi
Dilihat dari posisi awal masih terdapat sejumlah kondisi yang belum sesuai dengan yang diharapkan. Untuk satuan pendidikan  Sebaiknya progam sekolah yang praktis dan terjangku perlu segera ditetapkan melalui program tahunan yang realisasinya dievaluasi secara berkala.

D.     Proposal Penelitian Tindakan sekolah
PTS adalah penelitian yang dilaksanakan oleh peneliti (umumnya juga praktisi) di sekolah untuk membuat peneliti lebih profesional terhadap pekerjaannya, memperbaiki praktik-praktik kerja,  melakukan inovasi sekolah serta mengembangkan ilmu pengetahuan terapan (professional knowledge).
Berdasarkan definisi tersebut, maka ciri utama PTS adalah melakukan tindakan nyata untuk memperbaiki situasi atau melakukan inovasi sekolah dalam upaya meningkatkan mutu pembelajaran sehingga menghasilkan kepala sekolah, guru, dan siswa yang mampu kreatif, inovatif, mampu menyelesaikan masalah, dan berpikir kritis.
Langkah-langkah PTS yaitu: Perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi.
Siklus PTS meliputi empat langkah yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan evaluasi, serta refleksi. Masing-masing langkah dijelaskan sebagai berikut.

1.      Perencanaan Proposal Penelitian Tindakan Sekolah ( PTS )
Perencanaan adalah langkah awal yang dilakukan peneliti saat akan memulai tindakannya. Agar perencanaan mudah dipahami oleh peneliti yang akan melakukan tindakan, maka peneliti membuat rencana tindakan yang meliputi:
a.       rumusan masalah yang akan dicari solusinya;
b.      rumusan tujuan penyelesaian masalah/tujuan menghadapi tantangan/tujuan melakukan inovasi;
c.       rumusan indikator keberhasilan pemecahan penyelesaian masalah/keberhasilan menghadapi tantangan/keberhasilan melakukan inovasi;
d.      rumusan langkah-langkah kegiatan penyelesaian masalah/kegiatan menghadapi tantangan/kegiatan melakukan inovasi;
e.       identifikasi warga sekolah dan atau pihak-pihak terkait lainnya yang terlibat dalam penyelesaian masalah/menghadapi tantangan/melakukan inovasi;
f.       identifikasi metode pengumpulan data yang akan digunakan;
g.       penyusunan instrumen pengamatan dan evaluasi;
h.      penentuan waktu dan tempat pelaksanaan;
i.        idenifikasi fasilitas yang diperlukan.

2.      Pelaksanaan Proposal Penelitian Tindakan Sekolah ( PTS )
Pelaksanaan adalah penerapan dari perencanaan. Hal-hal yang harus diperhatikan oleh peneliti adalah sebagai berikut.
·         Apakah ada kesesuaian antara rencana tindakan dengan pelaksanaannya?
·         Hal-hal apa yang dilakukan untuk menyelesaikan masalah/menghadapi tantangan/melakukan inovasi?
·         Bagaimana cara melaksanakan tindakan untuk memecahkan masalah/menghadapi tantangan/melakukan inovasi?
·         Apakah tindakan yang dilaksanakan telah terarah pada pencapaian tujuan penelitian?
·         Seberapa besar pelaksanaan tindakan melibatkan warga sekolah dan atau pihak-pihak terkait lainnya?
·         Apa peran masing-masing warga sekolah dan atau pihak-pihak terkait lainnya dalam melaksanakan tindakan?;
Ø  Pengamatan dan Evaluasi
Pengamatan adalah pencermatan terhadap pelaksanaan tindakan. Hal-hal yang diamati adalah proses tindakan yang berlangsung selama tahap pelaksanaan PTS. Pengamatan menggunakan instrumen yang berisi indikator-indikator proses tindakan. Evaluasi adalah proses penetapan hasil pelaksanaan tindakan berdasarkan indikator-indikator tujuan PTS yang telah ditetapkan. Hasil evaluasi digunakan sebagai dasar untuk melakukan refleksi.

Ø  Refleksi
Refleksi dilakukan terhadap proses dan hasil pelaksanaan tindakan dan hasilnya digunakan sebagai dasar untuk memperbaiki rencana tindakan pada siklus berikutnya untuk meningkatkan hasil yang lebih baik.

Beberapa hal yang telah dilakukan oleh Calon Pengawas Sekolah terhadap binaannya antara lain:
1.      Perencanaan
Pengawas Sekolah menyusun pembimbingan penyusunan PTS
a.       Metode/teknik : Teknik Individual
b.      Materi              :
1)      Penyusunan Proposal PTS.
2)      Penyusunan Instrumen PTS
c.       Sasaran            : 1 orang Kepala sekolah
2.      Pelaksanaan
Pembimbingan dilaksanakan:
Hari/tanggal          : Senin, 30  April  2018
Tempat                  : SDN 01 Mekar Jaya
Jumlah peserta       : 1 Orang Kepala Sekolah
Hasil Pembinaan   :
a.       Proposal PTS.
b.      Instrumen PTS

E.       Penilaian Kinerja Guru ( PKG)
1.       Perencanaan PKG
Kegiatan persiapan yang penulis lakukan sebelum melaksanakan kegiatan Penilaian kinerja guru adalah:
a.       Membuat perencanaan kegiatan Penilaian Kinerja Guru
b.      Memahami Pedoman PK Guru,
c.       Memahami pernyataan kompetensi guru yang telah dijabarkan dalam bentuk indikator Kinerja
d.      Memahami penggunaan instrumen PK Guru dan tata cara penilaian yang akan penulis lakukan, termasuk cara mencatat semua hasil pengamatan dan pemantauan, serta mengumpulkan dokumen dan bukti fisik lainnya yang memperkuat hasil penilaian. Penulis juga Menyiapkan instrumen Penilaian Kinerja Guru , yang terdiri dari:
1)      Lampiran I A (Lembar pernyataan kompetensi, indikator, dan cara menilai PK Guru Kelas/Mata Pelajaran),
2)      Lampiran I B (Laporan Dan Evaluasi Penilaian Kinerja Guru Kelas / Guru Mata Pelajaran),
3)      Lampiran I C (Rekap Hasil Penilaian Kinerja Guru Kelas/Mata Pelajaran),
4)      Lampiran I D (Format Penghitungan Angka Kredit Pk Guru Kelas/Mata Pelajaran),
5)      Memberitahukan rencana pelaksanaan PK Guru kepada guru yang akan dinilai (Sdr. Matius Sutrisno, S.Pd.SD dan Riyadi, S.Pd.SD) di ruang Guru, untuk menyampaikan format penilaian kinerja guru yang harus dipahami oleh guru yang akan diobservasi, menyepakati waktu pelaksanaan observasi,

2.       Pelaksanaan PKG
Tahap Pelaksanaan/Pengamatan (Kegiatan sebelum pengamatan, kegiatan selama pengamatan di dalam/di luar kelas, Kegiatan setelah pengamatan). Tahapan Kegiatan yang penulis lakukan pada tahap pelaksanaan ini adalah sebagai berikut:
a.       Kegiatan sebelum pengamatan (Pra observasi)
Pada pertemuan awal dengan guru yang dinilai dilakukan pengamatan di ruang Kepala Sekolah, Pada pertemuan ini penulis mengumpulkan dokumen pendukung dan melakukakn diskusi tentang berbagai hal yang tidak mungkin dilakukan pada saat pengamataan. Semua hasil diskusi penulis catat dalam format laporan dan evaluasi per kompetensi (Format I B) sebagai bukti penilaian kinerja. (Instrumen terlampir)
b.      Kegiatan selama pengamatan
Kegiatan yang penulis lakukan selama pengamatan di kelas dan/atau di luar kelas, yaitu mencatat semua kegiatan yang dilakukan oleh guru (Matius Sutrisno, S.Pd.SD dan Sdr. Riyadi, S.Pd.SD) dalam pelaksanaan proses pembelajaran. Instrumen yang penulis gunakan adalah format laporan dan evaluasi per kompetensi (Format I B) sebagai bukti penilaian kinerja . (Instrumen terlampir)
c.       Kegiatan setelah pengamatan (Pasca observasi)
Setelah pengamatan proses pembelajaran, penulis mengadakan pertemuan dengan guru yang dinilai untuk klarifikasi beberapa aspek yang masih diragukan. Hasil dari pertemuan ini penulis catat pada format laporan dan evaluasi per kompetensi (Format I B) sebagai bukti penilaian kinerja. (Insstrumen terlampir). Pemantauan (fakta dari: studi dokumen, diskusi, proses pembelajaran/pembimbingan, wawancara kolega, siswa, orang tua). Disamping melakukan kegiatan observasi, penulis juga melakukan pemantauan terhadap fakta yang mendukung, misal studi dokumen, hasil wawancara dengan siswa, guru, komite dan sebagainya.
Catatan hasil (pengamatan dan/atau pemantauan)Semua hasil Pengamatan (observasi) baik pra observasi, observasi maupun pasca observasi dan hasil pantauan, penulis catat semuanya pada format laporan dan evaluasi per kompetensi (Format I B) sebagai bukti penilaian kinerja. (Insstrumen terlampir), .
d.      Pemberian Nilai
1)      Penilaian
Berdasar hasil catatan penulis sesuai dengan hasil pengamatan, pemantauan serta bukti-bukti dokumen yang ada pada Format Lampiran 2 B (Laporan dan Evaluasi Penilaian Kinnerja Guru Kelas/Guru Mata Pelajaran), selanjutnya penulis memberikan skor 0, 1, atau 2 pada masing-masing indikator setiap kompetensi. Setelah itu penulis menetapkan nilai untuk setiap kompetensi dengan skala nilai 1, 2, 3,atau 4.
Pemberian nilai untuk setiap kompetensi dilakukan dengan tahapan sebagai berikut:
a)      Pemberian 0, 1, atau 2 untuk masing-masing indikator setiap kompetensi penulis lakukan dengan cara membandingkan rangkuman catatan hasil pengamatan dan pemantauan di lembar Format laporan dan evaluasi Penilaian per kompetensi (Format Lampiran 1 B). Perolehan skor untuk setiap kompetensi tersebut selanjutnya dijumlahkan dengan cara membagi total skor yang diperoleh dengan total skor maksimum kompetensi dan mengalikannya dengan 100%. (hasil pemberian skor terlampir)
b)      Nilai setiap kompetensi tersebut, kemudian direkapitulasikan dalam format Rekap Hasil Penilaian Kinerja Guru Kelas/Mata Pelajaran (Format I C), untuk mendapatkan nilai total PK Guru. Nilai total ini selanjutnya dikonversikan ke dalam skala nilai sesuai dengan Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi no 16 tahun 2010. Konversi ini dilakukan dengan menggunakan rumus:
Nilai PKG
Nilai PKG (Skala 100):                                            X  100
Nilai PKG Tertinggi

Berdasarkan rekap Hasil Penilaian Kinerja Guru (Sdr. Matius Sutrisno, S.Pd.SD. dan Riyadi, S.Pd.SD) mendapatkan nilai 40 dan 42, selengkapnya dapat di lihat pada lampiran., jika dimasukkan pada rumus maka diperoleh nilai 71,43 dan 75 dengan perolehan angka kredit : 7,88 dan 22,31
c)       Sesuai dengan tabel konversi nilai PK Guru sesuai denga PermenPAN dan RB:
Nilai Hasil PK Guru
Sebutan
Persentase angka kredit
91-100
Amat Baik
125%
76-90
Baik
100%
61-75
Cukup
75%
51-60
Sedang
50%
≤ 50
Kurang
25%
Selanjutnya           penulis  memberikan  sebutan dan presentase angka kreditnya kepada guru yang penulis nilai (Sdr. Matius Sutrisno, S.Pd.SD dan Riyadi, S.Pd.SD) adalah Cukup dengan prosentase 75%
d)      Selanjutnya penulis memberitahukan kepada Sdr. Matius Sutrisno, S.Pd.SD dan Riyadi, S.Pd.SD, tentang nilai hasil PK Guru berdasarkan bukti catatan untuk setiap kompetensi. Penulis bersama Sdr. Matius Sutrisno, S.Pd.SD dan Riyadi, S.Pd.SD melakukan refleksi terhadap hasil PK Guru sebagai upaya untuk perbaikan kualitas kinerja guru pada periode berikutnya
e)      Dengan penilaian yang penulis lakukan, Sdr. Matius Sutrisno, S.Pd.SD dan Riyadi, S.Pd.SD sepakat, kemudian menandatangani format laporan hasil penilaian kinerja guru tersebut. Kepala sekolah juga menandatangani format ini.
f)       Laporan hasil PK Guru
Setelah nilai PK Guru diperoleh, penulis membuat laporan hasil PK Guru. Laporan mencakup:
§  Identitas Guru yang dinilai
§  Laporan dan Evaluasi Penilaian Kinerja Guru Mata Pelajaran
§  Rekap Hasil Penilaian Kinerja Guru Mata Pelajaran
§  Format Penghitungan Angka Kredit PK Guru Kelas/Mata Pelajaran (Laporan Terlampir)
g)      Kebutuhan Guru Dan Prioritas Kompetensi Yang Perlu Ditingkatkan Oleh guru!
§  Peningkatan kompetensi yang diperlukan Matius Sutrisno S.Pd.SD:
·         menguasai berbagai teori belajar dan implementasinya dalam pembelajaran terutama teori belajar konstruktivisme
·         melakukan apersepsimemanfaatkan sumber belajar/media dalam pembelajaran
·         dapat merancang alat penilaian aspek afektif dan psikomotor
·         melakukan berbagai strategi dan metoda penilaian untuk memantau kemajuan hasil belajar yang sesuai hasil rpp
·         Belum memanfaatkan berbagai hasil penilaian untuk memberi umpan balik
§  Daftar prioritas peningkatan kompetensi yang diperlukan Matius Sutrisno, S.Pd.SD untuk PKB
·         memanfaatkan sumber belajar/media dalam pembelajaran
·         dapat merancang alat penilaian aspek afektif dan psikomotor
·         melakukan berbagai strategi dan metoda penilaian untuk memantau kemajuan hasil belajar yang sesuai hasil rpp
§  Peningkatan kompetensi yang diperlukan Riyadi, S.Pd.SD:
·         menguasai beberapa topik pembelajaran,
·         memanfaatkan sumber belajar/media dalam pembelajaran
·         mengatur alokasi waktu untuk melakukan tindak lanjut kepada peserta didik
·         dapat merancang alat penilaian aspek afektif dan psikomotor
·         memanfaatkan berbagai hasil penilaian untuk memberi umpan balik pada peserta didik sebagai acuan untuk pembelajaran selanjutnya
§  Daftar prioritas peningkatan kompetensi yang diperlukan Riyadi, S.Pd.SD untuk PKB
·         memanfaatkan sumber belajar/media dalam pembelajaran
·         dapat merancang alat penilaian aspek afektif dan psikomotor
·         memanfaatkan berbagai hasil penilaian untuk memberi umpan balik pada peserta didik sebagai acuan untuk pembelajaran selanjutnya

F.       Temuan Khusus : Best Practise “Peningkatan Prestasi Sekolah Berkarakter Melalui Optimalisasi Kemampuan Memanfaatkan Peluang dan greenerationdi SDN 01 Mekar Jaya”
1.      Perencanaan
a.       Menyiapkan jadwal dan Instrumen wawancara dengan kepala sekolah dan guru tentang cara meningkatkan mutu dan prestasi di sekolah.
b.      Menyiapkan Jadwal Kegiatan Monitoring dan evaluasi tentang seluruh kegiatan dan orestasi Sekolah

2.      Pelaksanaan
Dalam pelakanaan 5 tagihan ditemukan hal-hal yang khusus yang belum pernah diterapkan orang lain (unik) dan terbukti efektif dan efisien. Ada yang unik pada SDN 01 Mekar Jaya yaitu Ditemukan Best practise pada bidang Kompetensi Kewirausahaan Kepala Sekolah, kenapa Unik Karena Jarang Kepala Sekolah Yang mau Melaksanakan mendukumentasikan Sebuah Best Practise pada bidang Kompetensi kewirausahaan kepala sekolah. Temuan khusus ini sangat bermanfaat bagi pengawas sekolah untuk menularkan best practise ini ke sekolah-sekolah lain agar prestasi mereka lebih meningkat karena Best practise ini sangat mungkin diterapkan pada sekolah lain karena peristiwa ini sangat banyak terjadi di dunia pendidikan.Selanjut Tindak Lanjut saya sebagai pengawas akan melakukan pembinaan pada sekolah – sekolah calon binaan saya kemudian sayapun akan berusaha menerapkan best practise ini untuk meningkatkan prestasi saya melalui optimalisasi kemampuan memanfaatkan peluang.
Langkah-langkah Best Practise pada SDN 01 Mekar Jaya yaitu: perencanaan, Obervasi, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Langkah-langkah Best Practise seperti Gambar 1 berikut Catatan:
Siklus Best Practise meliputi Lima langkah yaitu: perencanaan, Observasi, pelaksanaan, pengamatan dan evaluasi, serta refleksi. Masing-masing langkah dijelaskan sebagai berikut.

Siklus  I
1.       Perencanaan
a.       Identifikasi masalah dan penetapan    alternative  pemecahan  masalah
b.      Merencanakan Observasi Pelaksanaan Lomba-lomba
c.       Mengembangkan instrumen observasi
d.      Menyusun Program – program Kegiatan Lomba-lomba
2.       Observasi
a.       Mengamati Lomba-lomba
b.      Mengisi instrumen observasi
3.       Tindakan  
a.       Menerapkan tindakan mengacu pada Lembar observasi yang disiapkan
b.      Melakukan Analisis  Program Prioritas
c.       Mencari Pembina/pembimbing
d.      Pengamatan
e.      Melakukan Supervisi Kegitan-kegiatan
4.       Refleksi    
a.       Melakukan evaluasi tindakan yang telah dilakukan yang meliputi evaluasi mutu, jumlah, dan waktu dari tindakan yang telah dilakukan
b.      Melakukan pertemuan untuk membahas hasil Supervisi
c.       Memperbaiki  tindakan sesuai Supervisi untuk digunakan pada siklus berikutnya
d.      Evaluasi tindakan I
e.      Indikator keberhasilan siklus I           
Instrumen-instrumen yang telah disiapkan pada siklus I dapat terlaksana Semua.Prestasi Peserta didik, Guru, Kepala sekolah dan Sekolah Pada umumnya Meningkat 

Siklus  II
1.       Perencanaan
a.       Identifikasi masalah dan penetapan    alternative  pemecahan  masalah
b.      Merencanakan Observasi Pelaksanaak Lomba-lomba
c.       Mengembangkan instrumen observasi
d.      Menyusun Program – program Kegiatan Lomba-lomba
2.       Observasi
a.       Mengamati Lomba-lomba
b.      Mengisi instrumen observasi
3.       Tindakan  
a.       Menerapkan tindakan mengacu pada Lembar observasi yang disiapkan
b.      Melakukan Analisis  Program Prioritas
c.       Mencari Pembina/pembimbing
d.      Pengamatan    
e.      Melakukan Supervisi Kegitan-kegiatan
4.       Refleksi    
i.         Melakukan evaluasi tindakan yang telah dilakukan yang meliputi evaluasi mutu, jumlah, dan waktu dari tindakan yang telah dilakukan
j.        Melakukan pertemuan untuk membahas hasil Supervisi
k.       Memperbaiki  tindakan sesuai Supervisi untuk digunakan pada siklus berikutnya
l.         Evaluasi tindakan II
m.    Indikator keberhasilan siklus II         
Instrumen-instrumen yang telah disiapkan pada siklus I dapat terlaksana Semua. Prestasi Peserta didik, Guru, Kepala sekolah dan Sekolah Pada umumnya Meningkat.













BAB III
PENUTUP


Dari hasil kegiatan pelaksanaan On the Job Learning (OJL) di sekolah SDN 01 Mekar Jaya pada tanggal 24 April  2018 sampai dengan 24 Juni 2018 dan berdasarkan hasil Analisis Kebutuhan Pengembangan Keprofesian (AKPK) penulis maka penulis mengangkat tema tulisan dengan judul “ Mengembangkan kompetensi Kewirausahaan Kepala sekolah dan optimalisasi program kepengawasan Akademik dan Manajerial “,di sekolah SDN 01 Mekar Jaya, Penelitian Tindakan sekolah, Evaluasi Pendidikan yaitu Penilaian Kinerja Guru di SDN 01 Mekar Jaya serta temuan khusus yang berguna untuk sekolah lain, maka penulis dapat mengambil kesimpulan dan saran bagi pengembangan pelaksanaan On the Job Learning (OJL) calon pengawas sekolah ke depan sebagaimana tersebut dibawah ini.

A.        KESIMPULAN
Setelah penulis melaksanakan kegiatan On The Job Learning (OJL) mulai awal sampai akhir pelaksanaan kegiatan tersebut di atas penulis dapat menyimpulkan adalah sebagai berikut :
1.         Kompetensi Penelitian dan Pengembangan penulis dan guru bimbingan dapat meningkat sesuai dengan AKPK yang meliputi kegiatan perencanaan, Pelaksanaan, Monitoring dan Evaluasi Refleksi dan tindak lanjut.

2.         Kompetensi dalam Menyusun Program Kepengawasan Akademik dan Manajerial dapat meningkat, sehingga setelah penulis melaksanakan kegiatan kegiatan supervisi akademik dan manajerial di sekolah SDN 01 Mekar Jaya,  penulis dapat menyusun program kepengawasan sesuai dengan aspek-aspek yang masih lemah.
3.         Kompetensi dalam Melaksanakan dan Melaporkan hasil PTS dapat meningkat, sehingga setelah penulis melaksanakan kegiatan kegiatan PTS di sekolah SDN 01 Mekar Jaya,  penulis dapat menyusun PTS sesuai dengan aspek-aspek yang masih lemah dan sangat berdampak terhadap peningkatan keberhasilan dalam proses pembelajaran .
4.         Meningkatnya kompetensi penulis sebagai calon pengawas sekolah dalam melaksanakan kegiatan evaluasi pendidikan. Dalam hal ini penulis melaksanakan Penilaian Kinerja Guru di sekolah SDN 01 Mekar Jaya
5.         Kompetensi penulis juga meningkat dengan adanya temuan khusus yang dimiliki SDN 01 Mekar Jaya.




B.        SARAN - SARAN
Dari rangkaian kegiatan OJL yang telah penulis laksanakan dalam kegiatan Diklat Calon Pengawas, ada beberapa saran-saran yang dapat penulis sampaikan, antara lain :
1.         Karena kegiatan On The Job Learning (OJL) memerlukan pemikiran, waktu dan tenaga yang tidak sedikit, sementara peserta Diklat adalah Guru atau Kepala Sekolah yang tidak mungkin meninggalkan tugas rutin, maka akan lebih efektif apabila kegiatan Diklat ini dilaksakan bukan pada waktu yang bersamaan dengan kegiatan akhir tahun pelajaran.
2.         Pemberian penjelasan kegiatan OJL dan tugas-tugas yang harus dikerjakan pada saat OJL baik yang dilaksanakan pada saat In Service 1 akan sangat membantu peserta OJL untuk segera mengerjakan tugas yang diberikan. Untuk itu panduan kegiatan OJL secara lengkap dan tertulis baik dalam bentuk cetakan maupun Soft Copy mohon untuk disediakan karena akan sangat membantu peserta OJL.
3.         Pada saat pembimbingan baik pembimbingan I dan II, mohon Dilaksanakan dengan baik sehingga peserta OJL dapat terbantu.












LAMPIRAN-LAMPIRAN













MATRIK  ACTION PLAN  ON THE JOB LEARNING
DIKLAT CALON  PENGAWAS SEKOLAH


NAMA PESERTA                : Sapren, S.Pd.SD
HP/EMAIL                           : 081379510119/saprenspd@gmail.com
INSTANSI                             : SDN 01 Mekar Jaya
ALAMAT INSTANSI          : Mekar jaya, Kec. Banjar Margo Kab. Tulang Bawang
TELEPON/FAX                    :..............................................


NO
NAMA
KEGIATAN
METODE/ STREGI
WAKTU PELAKSANAAN
 SASARAN
JENIS TAGIHAN
STAKE HOLDER

SARANA
LOKASI
SUMBER DANA
1
Penyusunan Program Kepengawasan
1. Penyusunan Program Kepengawasan
2. Pelaksanaan Program Kepengawasan
3. Evaluasi Program Kepengawasan
4. Pelaporan Hasil Kepengawasan
Minggu Ke 4 April-Minggu Ke 2 Mei 2018
sekolah binaan pengawas yang terdiri dari seluruh komponen yang ada disekolah baik seluruh warga sekolah (kepala sekolah, guru dan tenaga kependidikan), sarana prasarana dan dokumen-dokumen  yang ada di sekolah.

Penyusunan Program Kepengawasan
1. Seluruh warga sekolah
2. Komite Sekolah
3. Wali Murid/Masyarakat
4. Pemerintah Kampung
1. Laporan Kepengawasan Tahun Sebelumnya
.
SDN 01 Mekar Jaya
BOS 2018
2
Penyusunan dan Pelaksanaan Supervisi Akademik
1. Pembinaan
2. Penilaian
3. Pemantauan
Minggu Ke 3 -Minggu Ke 4 Mei 2018
2 Guru
Laporan supervisi akademik 2 Guru
1. Guru
2. Pengawas Sekolah

1. Instrumen supervisi akademik
SDN 01 Mekar Jaya
BOS 2018
3
Penyusunan dan Pelaksanaan Supervisi Manajerial
1. Observasi
2. Mentoring
3. Training
4. coaching
Minggu Ke 4 April-minggu ke 1 mei 2018
Kepala sekolah
Laporan supervisi anajerial
1. Kepala sekolah
2. Pengawas Sekola
1. Instrumen Supervisi anajerial.
SDN 01 Mekar Jaya
BOS 2018
4
Penyusunan dan Pelaksanaan  Proposal Penelitian Tindakan sekolah
1. Penyusunan Proposal
2. Penyusunan Instrumen
3. Pengumpulan Data
4. Pelaksanaan Tindakan
5. Analisis Data
6. Penyusunan Laporan
7. Penyajian Laporan
Minggu Ke 4 April-Minggu Ke 1 Juni 2018
Kepala sekolah
Proposal PTS
1. Kepala sekolah
2. Pengawas Sekolah
1. Panduan Penyusunan Proposal PTS.
SDN 01 Mekar Jaya
BOS 2018
5
Penilaian Kinerja Guru
1. Sosialisasi PKG
2. Penyusunan Program Dan Instrumen PKG
3. Pelaksanaan PKG
4. Penyusunan Program PKB
Minggu Ke 4 April-Minggu Ke 3 Mei 2018
2 Guru
Laporan PKG dan Rencana PKB 2 guru
1. 2 Guru
2. Pengawas Sekola
1. Laporan PKG dan PKB  Tahun Sebelumnya
.
SDN 01 Mekar Jaya
BOS 2018
6
Temuan Khusus
1. Observasi
2. FGD
3. Diskusi Panel
Minggu Ke 4 April-Minggu Ke 1 Juni 2018
Seluruh Warga Sekolah
Hasil Temuan Khusus
1. Seluruh warga sekolah
2. Komite Sekolah
3. Wali Murid/Masyarakat
4. Pemerintah Kampung
1. Laporan Kepengawasan Tahun Sebelumnya
2. Ruang Pertemuan Beserta perabot.
SDN 01 Mekar Jaya
BOS 2018
Tulang Bawang, 25 April 2018
                                                                                                                                                                                                                                                Peserta Diklat Cawas




                                                                                                                                                                                                                                                      Sapren, S.Pd.SD





JURNAL KEGIATAN On THE JOB LEARNING CAWAS 2018 (BUKTI KUNJUNGAN)

Nama Pengawas          :    Sapren, S.Pd.SD                                                    Bulan                           : April - Juli  2018
NIP                             :    198302122005011004                                           Semester                      : Genap
Jabatan                                    :    Calon Pengawas SD                                              Tahun Pelajaran           : 2017/2018

No
Hari/Tanggal
Sasaran/tempat
Jenis Kegiatan
Uraian Kegiatan
Tindak Lanjut
Hasil Kegiatan
Ket
1
Senin, 23 April 2018
Korwas Kab.Tuba di Menggala

Penyusunan Program Kepengawasan
Pengamatan Hasil Program Kepengawasan Tahun Sebelumnya
Calon Pengawas  meminjam Dokumen Laporan Program Tahun sebelumnya
Calon Pengawas Memiliki Dokumen Laporan Program Kepengawasan Tahun sebelumnya

2
Selasa, 24 april 2018
SDN 01 Mekar Jaya
Penyusunan Program Kepengawasan
Menyusun program kepengawasan
Pelaksanaan penyusunan Program Kepengawasan
Calon pengawas memiliki Program kepengawasan

3
Rabu, 14 Mei 2018
SDN 01 Mekar Jaya
Supervisi akademik
Sosialisasi program Supervisi akademik
Penyusunan Program dan instrumen supervise akademik
Calon Pengawas memiliki program dan instrument sepervisi akademik

3
Jum’at, 18 Mei 2018
SDN 01 Mekar Jaya
Supervisi akademik
Monitoring dan membimbing guru dalam menyusun Perangkat Pembelajaran
Kepada Kepala sekolah agar melakukan pendampingan, dan pada pertemuan berikutnya akan dilakukan kembali pemeriksaan ADM Guru untuk mengetahui tingkat ketercapaian Hasil Pembinaan
Administrasi Guru masih belum tersusun sesuai dengan ketentuan, dan harus dilakukan pendampingan dan pembinaan berkelanjutan

4
Kamis, 25 April 2018
Kepala Sekolah SDN 01 Mekar Jaya di SDN 01 Mekar Jaya
Supervisi Manajerial
Sosialisasi RKS, RKJM Dan RKAS
RKS, RKJM Dan RKAS yang dimiliki sekolah belum lengkap
Kepala Sekolah Siap Melengkapi Dokumen RKS, RKJM Dan RKAS

5
Jumat, 28 April 2018
Kepala sekolah SDN 01 Mekar Jaya
Supervisi Manajerial
Evaluasi RKS, RKJM Dan RKAS
RKS, RKJM Dan RKAS yang dibuat sesuai dengan EDS dan Kebutuhan sekolah
Dokumen RKS , RKJM Dan RKAS yang telah dimiliki Oleh Sekolah

6
Selasa, 1 Mei 2018
Kepala sekolah SDN 01 Mekar Jaya
Monitoring Proposal PTS
Sosialisasi dilanjutkan pebinaan Proposal PTS
Kepala Sekolah agar mulai belajar menyusun Proposal PTS
Kepala Sekolah Siap Menyusun Proposal PTS

7
Selasa, 12 Juni 2018
Kepala sekolah SDN 01 Mekar Jaya
Monitoring Proposal PTS
Memonitor Hasil Evaluasi Proposal  PTS
Proposal PTS yang di buat agar sesuai dengan kaidah penyusunan Proposal PTS
Laporan Proposal PTS dari Kepala Sekolah SDN 01 Mekar Jaya

8
 Sabtu, 27 April 2018
Kepala sekolah dan guru senior di SDN 01 Mekar Jaya
Monitoring PKG dan PKB
Sosialisasi dilanjutkan Pembinaan PKG Dan PKB
Kepala Sekolah dan Guru senior  agar melakukan PKG dan Rencana PKB
Kepala sekolah dan guru senior siap melakukan PKG dan PKB

9
Senin, 14 Mei 2018
Kepala sekolah dan guru senior di SDN 01 Mekar Jaya
Monitoring PKG dan PKB
Memonitor Hasil Evaluasi Program PKG dan PKB
PKG dan Rencana PKB sudah Sesuai
Laporan PKG dan Rencana PKB

10
Senin, 21 Mei 2018
Kepala sekolah SDN 01 Mekar Jaya
Temuan Khusus
Pengamatan Prestasi sekolah dan wawancara dengan Kepala Sekolah
Meduplikat Best Practise Kepala Sekolah
Calon Pengawas Memiliki Dokumen Best Practise Kepala Sekolah SDN 01 Mekar Jaya

Tulang Bawang,     Juni 2018
Calon Pengawas SD



Sapren, S.Pd.SD
NIP. 198302122005011004

BIODATA PESERTA PELATIHAN CALON PENGAWAS 2018


NAMA                                                : SAPREN, S.Pd.SD
NIP                                                     : 198302122005011004
TEMPAT/TANGGAL LAHIR          : TIUH BALAK, 12 FEBRUARI 1983
PENDIDIKAN TERAKHIR             : S1-PGSD
GOLONGAN/KEPANGKATAN     : PENATA TK 1/ III.d
NAMA KANTOR                              : SDN 01 MEKAR JAYA
ALAMAT KANTOR                         : MEKAR JAYA KEC. BANJAR MARGO KAB. TULANG BAWANG
ALAMAT RUMAH                           : PENAWARJAYA KEC. BANJAR MARGO KAB. TULANG BAWANG


PESERTA


SAPREN, S.Pd.SD


SURAT KETERANGAN
TELAH MELAKSANAKAN ON THE JOB LEARNING
Yang bertandatangan di bawah ini menerangkan bahwa :
1.       N a m a                                    : Sapren, S.Pd.SD
2.       N I P                                       : 198302122005011004.
3.       Pangkat/ Golongan                 : Penata Tk 1/ III.d
4.       Jabatan                                    : Guru Muda
5.       Benar  pada bulan                   : April – Juli 2018
6.       Bertempat di                           : SDN 01 Mekar Jaya
Telah melaksanakan On The Job Learning
Tujuan             : Memenuhi Tugas Pelatihan Calaon Pengawas
Sasaran            : Kepala Sekolah dan Guru SDN 01 Mekar Jaya
Kesimpulan Hasil On The Job Learning         : Kami Banyak mendapat pengetahuan dan pengalaman
Tindak Lanjut : Agar nama tersebut diatas Diberi sertifikat Pelatihan Cawas
Demikian surat keterangan ini dapat digunakan sebagaimana mestinya.
Tulang Bawang, , …. Juni 2018
Kepala Sekolah

Sapren, S.Pd.SD
NIP.198302122005011004

JADWAL RENCANA TINDAK LANJUT DIKLAT CALON PENGAWAS SEKOLAH TAHUN 2018
NAMA

: Sapren, S.Pd.SD


















ASAL SEKOLAH
: SDN 01 Mekar Jaya








































NO
KEGIATAN
April (4 mgg)
Mei (5 Mgg)
Juni (4 mgg)
Juli (4 mgg)

KETERANGAN
1
2
3
4
1
2
3
4
5
1
2
3
4
1
2
3
4

1
Sosialisasi hasil Diklat dan membangun tim kerja



V













Pendampingan I (Min: 50 %)

2
Melaksanakan Program Kepengawasan



V
V
V











3
Melaksanakan Program Supervisi Akademik



V
V












4
Melaksanakan Program supervisi Manajerial



V
V












5
Melaksanakan Proposal PTS




V
V
V










6
Melaksanakan Program PKG dan Rancangan PKB



V
V
V
V










Pendampingan 2 (min: 95%)
7
Melaksanakan Program Temuan Khusus



V
V
V
V
V
V
V







8
Penyusunan draft laporan/portofolio










V






9
Finalisasi  laporan/portofolio










V






10
Penyusunan bahan presentasi










V






11
Pengesahan laporan oleh Kadisdik Kab/Kota











V





























































Tulang Bawang,      April 2018



Narasumber










Pengawas Sekolah

















































………………………………………





Sapren,S.Pd.







NIP.










NIP. 198302122005011004




3 komentar: