Minggu, 26 Agustus 2018

Karya ILmiah "BEST PRACTISE" sapren 2018


PKSB-SD
 


PENINGKATKAN PRESTASI SEKOLAH BERKARAKTER MELALUI PEMANFAATAN PELUANG DAN “GREENERATION”
DI SD NEGERI 01 MEKAR JAYA



KEGIATAN PEMILIHAN KEPALA SEKOLAH BERPRESTASI
TAHUN 2018



Oleh
SAPREN, S.Pd.SD
NIP. 19830212 200501 1 004


DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN TULANG BAWANG
PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2018


PERNYATAAN KEASLIAN NASKAH BEST PRACTICES


Yang bertanda tangan di bawah ini

Nama                                 : SAPREN, S.Pd.SD

NIP )*                                : 198302122005011004

NUPTK )*                         : 8544761662200012

Jabatan                               : Kepala sekolah

Judul Laporan                     :Peningkatkan Prestasi Sekolah Berkarakter Melalui Pemanfaatan Peluang Dan “Greeneration” Di SD Negeri 01 Mekar Jaya
menyatakan bahwa karya tulis Best Practices yang disusun seluruhnya asli hasil kerja sendiri, bukan plagiat dan belum pernah dinilai pada lomba lainnya, baik di dalam maupun di luar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Pernyataan ini saya buat dengan sebenar-benarnya dan apabila di kemudian hari terbukti tidak benar, maka saya bersedia menerima sanksi yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.


Mengetahui :
Plt. Kepala Dinas Pendidikan
Kabupaten Tulang Bawang



Dr. Untung Widodo, M.Si
Pembina Utama Muda
NIP. 19660715 198602 1 001
Tulang Bawang, 15 April 2018
Yang Membuat Pernyataan





Sapren, S.Pd.SD
NIP.198302122005011004



LEMBAR PENGESAHAN


Best Practice yang berjudul “Peningkatkan Prestasi Sekolah Berkarakter  Melalui  Pemanfaatkan Peluang dan Greeneration di SD Negeri 01 Mekar Jaya ” yang  disusun oleh  :
Nama                                       : SAPREN, S.Pd.SD
NIP                                         : 19830212 200501 1 004
Tempat & Tgl. Lahir               : Tiuh Balak, 12 Februari 1983
Pangkat, Golru                        : Penata Tk 1, III/d
Jabatan                                                : Kepala Sekolah
Unit Kerja                               : SD Negeri 01 Mekar Jaya
Telah  disetujui dan disahkan, bahwa Best Prestice ini adalah benar-benar dokumen nyata Sekolah Dasar Negeri 01 Mekar Jaya Kecamatan Banjar Margo Kabupaten Tulang Bawang.                                                             


Menyetujui/ Mengesahkan                                          Tulang Bawang, 16 Mei 2018
Plt. Kepala Dinas Pendidikan                                     Kepala Sekolah
Kabupaten Tulang Bawang                                        SDN 01 Mekar Jaya   





Dr. Untung Widodo, M.Si                                          Sapren, S.Pd.SD
Pembina Utama Muda
NIP. 19660715 198602 1 001                                                NIP.198302122005011004               





KATA PENGANTAR


Puji syukur saya panjatkan kehadirat Tuhan yang maha esa dengan mengijinkan penulis untuk menyelesaikan karya tulis dalam bentuk Best Practice dengan judul “Peningkatkan Prestasi Sekolah Berkarakter Melalui  Pemanfaatkan Peluang dan Greeneration di SD Negeri 01 Mekar Jaya Kecamatan Banjar Margo Kabupaten Tulang Bawang.
Dalam pelaksanaan penyusunan karya tulis ini, penulis banyak mendapatkan motivasi, dorongan, bimbingan dan bantuan dari berbagai pihak. Untuk itu dalam kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah membantu penulis dalam upaya penyelesaian karya tulis ini. Oleh karena itu kami menyampaikan ucapan banyak terima kasih kepada:
1.      Dewan Guru di SD Negeri 01 Mekar Jaya Kecamatan Banjar Margo Kabupaten Tulang Bawang.
2.      Komite SDN 01 Mekar Jaya Kecamatan Banjar. Margo Kabupaten Tulang Bawang  yang telah memberikan motivasi.
3.      Semua pihak yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu
Akhirnya penulis berharap agar Program Pemanfaatkan Peluang dan Greeneration dapat meningkatkan prestasi sekolah yang berkarakter. Kemudia kritik dan saran selalu kami harapkan.

Tulang Bawang, 6 Mei  2018

Penulis






ABSTRAK

          Program Pemanfaatkan Peluang dan Greeneration merupakan program sekolah sebagai bagian integral dari kurikulum sekolah. Program ini bertujuan untuk  pendidikan bermutu dan berprestasi sesuai dengan kebutuhan bakat dan minat Kepala Sekolah, Guru dan peserta didik sesuai dengan Peluang dan kondisi sekolah. Banyak kepala sekolah yang belum dapat meningkatkan kompetensi kewirausahaan terutama pada kemampuan memanfaatkan peluang dan banyak siswa yang kurang mengetahui bakat dan minat yang ada pada dirinya serta tempat belajar yang kurang nyaman, sehingga Sekolah dan siswa juga kurang maksimal dalam pemilihan kegiatan Ekstrakurikuler dan Greeneration di sekolah. Dalam hal ini kepala sekolah harus dapat membaca dan memanfaatkan peluang prestasi dan guru sangat dibutuhkan dalam berperan mengarahkan anak didik untuk memilih kegiatan Ekstrakurikuler dan Greeneration yang sesuai dengan peluang prestasi dan bakat.
Melalui kegiatan Lomba-lomba akademik dan non akademik diharapkan siswa dapat cerdas berprestasi, sehat, mempunyai daya tangkal terhadap Narkoba dan obat terlarang. Dalam pelaksanaan kegiatan di mulai dengan obsevasi dan evaluasi kegiatan proses belajar mengajar dan lomba-lomba yang diikuti kemudian dilanjutkan dengan analisis peluang prestasi dan penentuan tindak lanjut program exstrakurikuler prioritas yang sesuai kebutuhan dan kondisi sekolah Serta pembinaan oleh tenaga profesional. Ekstrakurikuler siswa diarahkan untuk memilih salah satu cabang exstrakurikuler prioritas seperti olahraga, seni budaya, pembinaan siswa berprestasi yang sesuai dengan minat, bakat dan kemampuan siswa serta pendidikan karakter, pada kegiatan ini cabang diharapkan lahir bibit-bibit berprestasi dan olahragawan yang nantinya dapat dibina untuk menghadapi event seperti OSN, O2SN dan FLS2N maupun kompetisi lainnya. Ekstrakurikuler prioritas yang meliputi beberapa cabang olahraga yang diminati misalnya : Sepak bola mini, Pencak silat, Bulu tangkis, atletik dan lain sebagainya. Selain itu ada kegiatan Ekstrakurikuler pendidikan karakter  yaitu pramuka, kegiatan cinta lingkungan (Greeneration), Pengajian. Dalam hal ini Kepala sekolah harus memahami Kekuatan dan Kelemahan sekolahnya. Contoh: Jika sekolah kecil ( muridnya sedikit) tentu angaran yang dimiliki juga akan sedikit. Jadi jangan terlalu memaksakan harus membuat kegiatan yang biayanya terlalu besar.
Melalui Program Memanfaatkan Peluang dan Greeneration siswa dapat bertambah wawasan dan prestasi mengenai kegiatan akademik dan non akademik. Dari tujuan Memanfaatkan Peluang dan Greeneration tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa Memanfaatkan Peluang dan Greeneration erat hubungannya dengan prestasi  siswa meningkat, prestasi guru meningkat, Prestasi Kepala Sekolah Meningkat,  nilai-nilai implementasi karakter meningkat, sehingga Prestasi sekolah berkarakter meningkat. 

Kata Kunci : Pendidikan, Prestasi, peluang, Greeneration,













DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL .....................................................................................           i
PERNYATAAN KEASLIAN NASKAH    .................................................           ii
HALAMAN PESETUJUAN ........................................................    .............           iii
ABSTRAK ..................................................................... . .............................           iv
KATA PENGANTAR ...................................................................................           v
DAFTAR ISI ..................................................................................................           vi
DAFTAR TABEL      .....................................................................................           vii
DAFTAR GAMBAR .....................................................................................           viii.
DAFTAR LAMPIRAN         ..........................................................................          ix
BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang Masalah ......................................................................          1
B.     Permasalahan .....................................................................................            2
C.     Perumusan Masalah ............................................................................           2
D.    Tujuan   ..............................................................................................            3
E.     Manfaat .............................................................................................             3

BAB II
KAJIAN PUSTAKA
A.    Konsep Pemanfaatan Peluang Berkarakter ......................................              5
B.     Pengertian Greeneration  ...................... ............ ............ ...................           7
BAB III
PEMBAHASAN MASALAH
A.    Jenis Karya Tulis….. .................................................................................     8
B.     Metode Pengumpulan Data ........................................................... ............   8
C.     Analisis …………………………………………..............................….....   8
BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN
A.    Pembahasan    ............................................................................. ............      10
B.     Hasil yang Dicapai  ................................................................................        13
BAB V
PENUTUP
A.    SIMPULAN   .............................................................................................   17
B.     REKOMENDASI      .................................................................................   17
DAFTAR PUSTAKA ...................................................................................            .........   19















DAFTAR TABEL

Tabel 1            Prestasi Peserta didik nilai UN 3 tahun terakhir…………… …………14
Tabel 2            Prestasi Lomba Akademik      ……………    ……………    …………14
Tabel 3            Prestasi siswa Dalam Bidang Olah Raga        ……………    …………14
Tabel 4            Prestasi Kepala sekolah dan Guru…………………………………….14
















DAFTAR GAMBAR

Gambar 1        Pola pikir Peningkatan Prestasi sekolah Berkarakter  ……..  ……..  11
















DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1      Hasil Observasi, analisis Peluang dan tindak lanjut  pada lomba       20
Lampiran 2      Jadwal Kegiatan Kepala Sekolah dan Guru……………………       22
Lampiran 3      Jadwal Kegiatan Kesiswaan di Sekolah         ………………….       22
Lampiran 3      Dokumen kondisi awal Prestasi yang diraih tahun 2016                23
Lampiran 3      Dokumen Kegiatan dan  Prestasi yang diraih tahun 2017              24
Lampiran 3      Dokumen dan hasil dan Prestasi yang diraih tahun 2018               28



BAB I
PENDAHULUAN


A.    Latar Belakang Masalah

Undang Undang No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 3 mengamanatkan bahwa pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.
Pendidikan merupakan elemen penting yang tidak pernah terpisahkan dalam kehidupan. Kesadaran tentang pentingnya pendidikan dalam membangun masa depan yang lebih baik telah mendorong semua pihak untuk senantiasa melakukan inovasi dengan tujuan terciptanya sistem pendidikan yang berkualitas dan menghasilkan kualitas lulusan yang mampu bersaing dalam semua aspek kehidupan.
Berbagai program yang dilaksanakan di sekolah belum optimal karena program belum berfokus pada Masa depan, belum banyak keterlibatan seluruh komponen yang ada di sekolah, belum optimal adanya aktivitas pengukuran, belum memiliki komitmen terhadap perubahan dan usaha untuk memperbaiki secara terus menerus, dalam kaitan ini muncullah salah satu pemikiran kearah peningkatan Prestasi Sekolah Berkarakter Melalui Pemanfaatan Peluang dan Greeneration yang memberi pedoman yang jelas, terukur dan terarah kepada sekolah untuk mengatur dan melaksanakan berbagai kebijakan secara luas. Keberhasilan pendidikan merupakan tanggung jawab semua pihak, baik sekolah, pemerintah, masyarakat maupun keluarga. Oleh karena itu untuk mendukung keberhasilan pendidikan perlu melibatkan komite/orang tua ataupun masyarakat baik dalam pembiayaan maupun dalam pengawasannya.
SDN 01 Mekar Jaya Kecamatan Banjar. Margo Kabupaten Tulang Bawang yang berada di lokasi di daerah perbatasan antara kabupaten Tulang Bawang dan Kabupaten Tulang Bawang Barat yang berada di jalan Diponogoro, Peserta didiknya butuh percaya diri untuk menumbuhkan memiliki minat dan bakat mereka, maka sebagai pengelola pendidikan  harus mampu menumbuhkan minat dan bakat mereka. Dengan Pemanfaatan  Peluang  dan Greeneration ini diharapkan meningkatnya percaya diri peserta didik dan SDN 01 Mekar Jaya Kecamatan Banjar Margo Kabupaten Tulang Bawang menjadi sekolah pilihan masyarakat khususnya di wilayah Kecamatan Banjar Margo dan sebelah kecamatan Way Kenanga. Salah satu upaya untuk meningkatkan prestasi sekolah berkarakter di SDN 01 Mekar Jaya Kecamatan Banjar. Margo Kabupaten Tulang Bawang adalah melalui Pemanfaatan Peluang dan greeneration.

B.     Permasalahan

Berdasarkan latar belakang tersebut di atas serta hasil pengamatan penulis, maka permasalahan dapat diidentifikasikan sebagai berikut :
a.       Kompetensi Kewirausahaan Kepala sekolah terutama pada kemampuan memanfaatkan peluang belum optimal.
b.      Kurangnya rasa percaya diri pesertadidik
c.       Pengembangan bakat dan potensi peserta didik apa adanya
d.      Keterlibatan seluruh komponen kurang
e.       Prestasi peserta didik belum optimal
f.       Belum Nampak kegiatan cinta lingkungan hijau yang merupakan salah satu Pendidikan karakter

C.    Perumusan Masalah

Berdasarkan identifikasi dan pembatasan masalah di atas, maka peneliti merumuskan masalah pada Bagaimana upaya peningkatan Prestasi sekolah berkarakter melalui Pemanfaatan Peluang dan Greeneration di SDN 01 Mekar Jaya Kecamatan Banjar. Margo Kabupaten Tulang Bawang?
Sedangkan sub-pokok rumusan masalah adalah:
a.       Bagaimana Upaya untuk mengoptimalkan pemanfaatkan peluang
b.      Bagaimana menumbuhkan rasa percaya diri pesertdidik
c.       Bagaimana upaya pengembangan bakat dan potensi peserta didik di SDN 01 Mekar Jaya Kecamatan Banjar Margo Kabupaten Tulang Bawang?
d.      Bagaimana keterlibatan seluruh komponen di SDN 01 Mekar Jaya Kecamatan Banjar Margo Kabupaten Tulang Bawang?
e.       Upaya apa untuk meningkatkan prestasi peserta didik SDN 01 Mekar Jaya Kecamatan Banjar Margo Kabupaten Tulang Bawang?
f.       Kegiatan apa untuk mewujutkan generasi muda cinta lingkungan hijau yang merupakan salah satu pendidikan karakter di SDN 01 Mekar Jaya Kecamatan Banjar Margo Kabupaten Tulang Bawang?

D.    Tujuan

Berdasarkan latar belakang dan perumusan masalah diatas, karya tulis ini bertujuan:
a.       Optimalnya pemanfaatkan peluang
b.      Tumbuhnya rasa percaya diri pesertdidik
c.       Pengembangan bakat dan potensi peserta didik 
d.      Keterlibatan seluruh komponen
e.       Prestasi peserta didik meningkat
f.       Nampak kegiatan cinta lingkungan hijau yang merupakan salah satu pendidikan karakter

E.     Manfaat

a.       Manfaat Praktis
1.      Kepala sekolah akan memperoleh masukan sebagai  bahan evaluasi diri dan bahan pertimbangan untuk melakukan perbaikan dan bahkan mereformasi pola kegiatan manajemen sekolah dalam rangka upaya pembinaan profesionalisme guru dan peningkatan prestasi sekolah berkarakter.
2.      Bagi pengambil kebijakan (Dinas Pendidikan), akan memperoleh bahan masukan tentang peta Prestasi sekolah berkarakter sehingga dalam pengambilan keputusan/ program kebijakan peningkatan Prestasi sekolah berkarakter secara keseluruhan menjadi tepat sasaran.
3.      Bagi guru, akan memperoleh wawasan, pengetahuan yang akan  mampu memotivasi peningkatan kinerja dan profesionalismenya.
b.      Manfaat Teoritis
1.      Hasil penelitian dapat menjadi bahan kajian dan bahan pertimbangan bagi pelaksana manajemen sekolah sehingga diharapkan lebih tepat guna dan berhasil guna.
2.      Dapat dimanfaatkan sebagai referensi untuk menambah wawasan pengetahuan, sehingga dapat memberikan sumbangan pemikiran bagi penelitian dan pengembangan sekolah di kemudian hari.



























BAB II
KAJIAN PUSTAKA


A.    Pemanfaatan Peluang dan Berkarakter

a.       Pengertian Peluang
Peluang semata-mata adalah suatu cara untuk menyatakan kesempatan terjadinya suatu peristiwa. Secara kualitatif peluang dapat dinyatakan dalam bentuk kata sifat untuk menunjukkan kemungkinan terjadinya suatu keadaan seperti “baik”, “lemah”, “kuat”, “miskin”, “sedikit” dan lain sebagainya. Secara kuantitatif, peluang dinyatakan sebagai nilai-nilai numeris baik dalam bentuk pecahan maupun desimal antara 0 dan 1. Peluang sama dengan 0 berarti sebuah peristiwa tidak bisa terjadi sedangkan peluang sama dengan 1 berarti peristiwa tersebut pasti terjadi.
Dalam kehidupan sehari-hari kita sering mendengar perkiraan terjadinya hujan dalam bentuk peluang baik secara kualitatif seperti “kemungkinannya kecil akan terjadi hujan esok hari”, atau dalam bentuk kuantitatif seperti “kemungkinan hujan esok hari sekitar 30%”. Jelas di sini bahwa berbicara mengenai peluang kita dihadapkan dalam suatu kondisi yang tidak pasti, akan tetapi kita hanya diberikan suatu petunjuk atau gambaran seberapa besar keyakinan kita bahwa suatu peristiwa bisa terjadi. Semakin besar nilai peluang yang dihasilkan dari suatu perhitungan maka semakin besar keyakinan kita bahwa peristiwa itu akan terjadi. Dewasa ini, perkiraan tentang akan terjadinya suatu gejala alam bukanlah sesuatu pekerjaan sederhana akan tetapi telah melalui suatu proses perhitungan yang sangat kompleks. Gejala sebuah peristiwa tidak hanya dikaji dari satu sisi saja, misalnya pengaruh waktu, akan tetapi juga melibatkan banyak variabel yang terkait dengan peristiwa tersebut. Olehkarena itu peluang yang didasarkan pada latar belakang ilmiah bisa memberikan tingkat keyakinan yang lebih tinggi bagi orang yang memerlukannya.


b.      Sekolah Berkarakter
Apabila ditinjau dari bahasa dan pengertiannya sebetulnya bahasa karakter ini masihlah sangat luas, tetapi disini akan kita lihat beberapa pengertian secara umum yang ada di lapangan. Karakter menurut Wikipedia (2008 : 1) bisa digambarkan sebagai sifat manusia pada umumnya dimana manusia mempunyai banyak sifat yang tergantung dari faktor kehidupannya sendiri. Tim prima pena (2006 : 234) membuat pemahaman karakter yang cenderung ke sifat manusia seperti watak, tabiat, pembawaan, kebiasaan.
Pendidikan karakter di sekolah sangat diperlukan, walaupun dasar dari pendidikan karakter adalah di dalam keluarga. Kalau seorang anak mendapat pendidikan karakter yang baik dari keluarganya, anak tersebut akan berkarakter baik selanjutnya. Namun banyak orang tua yang lebih mementingkan aspek kecerdasan otak ketimbang pendidikan karakter. Selain itu Daniel Goleman juga mengatakan bahwa banyak orang tua yang gagal dalam mendidik karakter anak-anaknya entah karena kesibukan atau karena lebih mementingkan aspek kognitif anak. Namun ini semua dapat dikoreksi dengan memberikan pendidikan karakter di sekolah.
Menurut T. Ramli (2003), pendidikan karakter memiliki esensi dan makna yang sama dengan pendidikan moral dan pendidikan akhlak. Tujuannya adalah membentuk pribadi anak, supaya menjadi manusia yang baik, warga masyarakat, dan warga negara yang baik. Adapun kriteria manusia yang baik, warga masyarakat yang baik, dan warga negara yang baik bagi suatu masyarakat atau bangsa, secara umum adalah nilai-nilai sosial tertentu, yang banyak dipengaruhi oleh budaya masyarakat dan bangsanya.
Oleh karena itu, hakikat dari pendidikan karakter dalam konteks pendidikan di Indonesia adalah pendidikan nilai, yakni pendidikan nilai-nilai luhur yang bersumber dari budaya bangsa Indonesia sendiri, dalam rangka membina kepribadian generasi muda. Sekolah berkarakter yang dimaksut penulis adalah sekolah yang menerapkan pendidikan karakter




B.     Pengertian Greeneration

Greeneration adalah dua kata dari kata green yang artinya hijau dan generation yang artinya generasi. Dimaksudkan penulis di sini adalah generasi yang cinta lingkungan hijau.
a.       Tujuan
1.      Menciptakan lingkungan sekolah dan suasana nyaman dan kondusif.
2.      Mengkampanyekan Greeneration (generasi cinta lingkungan)
3.      Memberikan contoh melalui aplikasi media pendidikan lingkungan
4.      Melaksanakan UKS sebagai perilaku hidup sehat sehari-hari.

b.      Sasaran
1.      Terciptanya lingkungan bersih, indah dan nyaman serta menyehatkan
2.      Terciptanya perilaku warga sekolah yang perduli terhadap Kesehatan lingkungan

c.       Prinsip – Prinsip Dasar
1.      Partisipatif : Komunitas sekolah terlibat.
2.      Berkelanjutan : Seluruh kegiatan harus dilakukan secara terencana dan terus menerus secara komprehensif.

d.      Visi dan Misi
Visi “ Sekolahku Hijau , Bersih dan Sehat karena Aku Cinta Sehat“ sedang  Misi adalah sebagai berikut :
1.      Menciptakan lingkungan yang bersih, hijau dan sehat.
2.      Meningkatkan kesadaran dan kemauan masyarakat lingkungan sekolah akan hidup sehat.
3.      Memberikan rasa aman, sejuk, indah kepada anak didik sehingga tercipta lingkungan sehat.
4.      Meningkatkan prestasi dan pengetahuan anak akan cinta lingkungan yang sehat.





BAB III
METODE

A.    Jenis Karya Tulis

Karya tulis ini merupakan best practice yang menggunakan pendekatan ex post facto. Sudjana dan Ibrahim (2007:60) mengatakan bahwa pendekatan ex post facto dimulai dengan mendeskripsikan situasi sekarang yang diasumsikan sebagai akibat dari faktor-faktor yang telah terjadi atau bereaksi sebelumnya. Dengan demikian, peneliti  harus menoleh kebelakang untuk menentukan faktor-faktor  yang diasumsikan penyebab, yang telah beroperasi pada masa lalu. Dalam konteks ini penulis  melakukan analisis  mengenai perwujudan Prestasi sekolah berkarakter  yang terdiri atas  lima bagian, yakni pendahuluan, Kajian Pustaka, metode, Hasil dan pembahasan, simpulan dan rekomendasi.

B.     Metode Pengumpulan Data

Metode pengumpulan data dalam penulisan best practices ini terdiri atas:
1.   Studi dokumentasi, dilakukan dengan menganalisis dokumen Pada Lomba-lomba dan Dokumen sekolah yang sudah disusun dalam bentuk laporan evaluasi diri sekolah dan profil sekolah.
2.   Observasi, dilakukan dengan mengadakan pengamatan terhadap aktivitas peserta didik dan Lomba-lomba.
3.   Wawancara, dilakukan dengan mengadakan wawancara yang bersifat kekeluargaan, seperti sambung rasa dan diskusi dengan warga sekolah.

C.    Analisis

Analisis dilakukan dengan menyusun laporan secara deskriptif  kuantitatif dan kualitatif terhadap perwujudan dan Prestasi sekolah berkarakter. Perwujudan sekolah dilihat dari permasalahan yang dapat diidentifikasikan sebagai berikut :
1.      Optimalisasi Kemampuan Kewirausahaan kepala sekolah kurang
2.      Kurangnya rasa percaya diri pesertadidik
3.      Pengembangan bakat dan potensi peserta didik apa adanya
4.      Keterlibatan seluruh komponen kurang
5.      Prestasi peserta didik belum optimal
6.      Belum Nampak kegiatan cinta lingkungan hijau
7.      Pendidikan karakter belum nampak






























BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN

A.    Pembahasan

a.       Kondisi Awal
1.      Fasilitas olah raga
Sekolah tidak banyak mempunyai :
Ø  lapangan sepak bola, memakai halaman sekolah
Ø  lapangan voli, memakai halaman sekolah.
Ø  lapangan badminton, belum memiliki yang layak
Ø  lapangan tenis, memakai halaman sekolah
Ø  lapangan tenis meja, memiliki
Ø  gedung/hall olah raga, belum memiliki
Ø  berbagai sarana olah raga senam lantai
2.      Fasilitas Seni
Fasilitas seni adalah beberapa peralatan untuk mengembangkan bidang seni.
3.      Kepala Sekolah belum Mengoptimalkan Kompetensi Kewirausahaan terutama pada kemampuan pemanfatan peluang
4.      Kurangnya rasa percayadiri peserta didik.
5.      Pengembangan bakat dan potensi siswa apa adanya
6.      Peserta didik kurang percaya diri pada lomba-lomba
7.      Keterlibatan seluruh komponen kurang
8.      Prestasi siswa belum optimal
9.      Belum Nampak kegiatan cinta lingkungan hijau yang merupakan bagian dari Pendidikan karakter belum nampak

b.      Kondisi Yang Di harafkan
1.      Kepala Sekolah memiliki Kompetensi Kewirausahaan terutama pada kemampuan pemanfatan peluang
2.      Tumbuhnya rasa percaya diri peserta didik
3.      Pengembangan bakat dan potensi siswa meningkat
4.      Keterlibatan seluruh komponen meningkat
5.      Prestasi siswa meningkatnya kegiatan cinta lingkungan hijau yang merupakan bagian dari Pendidikan karakter nampak
Tahapan pelaksanaan dapat di gambarkan sebagai berikut:

Gambar 1 Pola Pikir Peningkatan Prestasi sekolah berkarakter

c.       Menyiapkan perangkat observasi kegiatan lomba, seleksi bakat, minat, kreativitas, dan kemampuan peserta didik
Untuk mengobservasi kegiatan lomba dan seleksi bakat, minat, kreativitas, dan kemampuan peserta didik diperlukan beberapa perangkat. Perangkat yang paling sederhana adalah lembar-lembar catatan. Selain catatan, bakat, minat dan kreativitas serta kemampuan juga dapat dipantau dengan daftar isian atau angket. Kepada peserta didik disodorkan sejumlah pernyataan agar diselaraskan dengan keberadaan diri mereka. Perangkat lain pemantau bakat, minat, kreativitas, dan kemampuan adalah tes. Dengan menjalani testing berbagai potensi seorang peserta didik akan terjaring. Kemudian perangkat pemantauan analisis peluang dan tindak lanjut Lomba OSN dan O2SN tahun 2016 dan 2017 dapat dilihat pada Lampiran 1.
d.      Penyusunan Program
Penyusunan program adalah suatu aktivitas yang bermaksud memilih kegiatan-kegiatan yang sudah diidentifiksi dalam langkah kebijakan. Pemilihan demikian harus dilakukan, karena tidak semua kegiatan yang diidentifikasi tersebut nantinya dapat dilaksanakan. Dengan perkataan lain, penyusunan program berarti seleksi atas kegiatan-kegiatan yang sudah diidentifikasi dalam kebijakan. Kemampuan Memanfaatkan Peluang dan Greeneration harus dioptimalkan. Seperti halnya dalam pembagian tugas mengajar bagi guru harus disesuaikan dengan kemampuan guru. Identifikasi kemampuan oleh kepala sekolah sekaligus pengklasifikasian adalah penting dan harus di lakukan. Dengan mengidentifikasi kemampuan guru akan dapat dijadikan sebagai pedoman dalam mengambil suatu kebijakan. Menghadirkan para ahli akan lebih efektif ketimbang memaksakan guru yang tidak memiliki kemampuan dalam bidang tertentu.
Dalam  hal pembimbingan selalu memperhatikan beberapa faktor yaitu:
Ø  Kwalifikasi Pendidikan pembimbing
Ø  Frekwensi Latihan
Ø  Monitoring dan pengawasan dari kepala sekolah
Ø  Tindak lanjut.
1.      Penyusunan Program Ekstrakurikuler dan Greeneration
Kegiatan-kegiatan yang telah ditetapkan sebelumnya, urut-urutan dan langkah-langkah pelaksananya, dan dimana hal tersebut dilaksanakan. Dengan adanya jadwal ini semua personalia yang bertugas dan memberikan bantuan di bidang manajemen peserta didik akan tahu tugas dan tanggung jawabnya, serta kapan harus melaksanakan kegiatan tersebut. Dalam satu minggu setiap jenis kegiatan ekstrakurikuler dan greeneration dilakukan 1 kali dengan jadwal yang telah terprogram. Kemudian jadwal kegiatan guru dan jadwal kegiatan kesiswaan di sekolah dapat dilihat pada lampiran 2 dan 3.
Dari jadwal yang telah terprogram tersebut dapat membantu Guru dan peserta didik dalam mengikuti kegiatan. Kegiatan Pengamatan dan Analisis Oleh Guru dan Kegiatan Ekstrakurikuler  dan greeneration akan lebih efektif bila dilakukan monitoring dari kepala sekolah secara berkala untuk mengevaluasi kemajuan kegiatan.       
Tidak ada suatu kegiatan yang dilakukan oleh sebuah institusi tanpa biaya. Semua unsur kegiatan tentu saja harus dianggarkan dalam sebuah Rencana Kerja Tahunan. Yang di lakukan oleh SDN 01 Mekar Jaya Kecamatan Banjar Margo Kabupaten Tulang Bawang  adalah melakukan koordinasi dengan pihak Komite Sekolah demikian juga Pengurus Paguyuban yang ada di setiap Kelas. Sekolah yang bermutu biasanya didukung dengan biaya yang banyak. Biaya saja juga tidak cukup tanpa di dukung dengan alat / media pembelajaran.
Tapi dengan program pemanfaatan peluang dapat meminimalkan unsur biaya tersebut. Jadi menurut kami kegiatan pemanfaatan peluang  dan greeneration tersebut dapat berhasil di dukung oleh beberapa unsur antaranya : kompetensi kewirausahaan kepala sekolah, Pembina yang professional, kesempatan, dan alat atau media pelajaran.

B.     Hasil yang dicapai

a.       Prestasi peserta didik meningkat
Sebelum Kewirausahaan dioptimalkan dan belum membentuk team, prestasi SDN 01 Mekar Jaya Kecamatan Banjar Margo Kabupaten Tulang Bawang  kurang optimal. Setelah optimalisasi kewirausahaan dan memperkuat team berdampak yang signifikan dalam perolehan prestasi akademik dan non akademik.
Hasil yang dicapai dengan diaplikasikannya Pemanfaatan Peluang  dan Greeneration berdampak cukup signifikan terdapai prestasi Akademik maupun non akademik di SDN 01 Mekar Jaya Kecamatan Banjar Margo Kabupaten Tulang Bawang  dari tahun ke tahun.
Beberapa catatan prestasi  yang diraih adalah sebagai berikut :
1.      Prestasi akademik
1)      Hasil Ranking Ujian Nasional :
Ø  Tahun Pelajaran 2015/2016, dengan jumlah nilai rata- rata 20,65 menduduki ranking 9 dari 16 SD/MI di tingkat kecamatan Banjar Margo
Ø  Tahun Pelajaran 2016/2017, dengan jumlah nilai rata- rata 218 menduduki ranking 6 dari 16 SD/MI di tingkat Kecamatan Banjar Margo
Ø  Tahun Pelajaran 2017/2018, dengan jumlah nilai rata- rata 228 menduduki ranking 5 dari 16 SD/MI di tingkat Kecamatan Banjar Margo

Tabel 1. .Prestasi Peserta didik nilai UN 3 tahun terakhir
No
Tahun
Peringkat Kecamatan
1
2015/2016
9
2
2016/2017
6
3
2017/2018
5

Tabel 2. Prestasi Lomba akademik
No
Nama lomba yang diikuti
tahun
Prestasi yang diraih
Bukti fisik/Tingkat
1
OSN
2016
-
2
OSN
2017
1 perunggu
Piala Tropi
3
OSN
2018
1 perak
Piala Tropi

2.      Prestasi Siswa Dalam Bidang Olahraga
Tabel 3. Prestasi siswa dalam Bidang Olah Raga
      No
Cabang olahraga yg diikuti
Tahun
Prestasi yang diraih

1
O2SN
2016
-

2
O2SN
2017
2 emas
1 perunggu

3
O2SN
2018
3 Emas
1 perak
1 perunggu


3.      Prestasi Kepala Sekolah dan Guru
Tabel 4. Prestasi Kepala Sekolah dan Guru
NO
Nama Guru
bidang
Tahun
Tingkat
Prestasi yang diraih
Bukti fisik
1
Sapren
KS Prestasi
2017
Kabupaten
2
Piagam/SK/ Tropi
2
Sapren
KS Prestasi
2018
Kabupaten
1
Piagam/SK/ Tropi

Kontribusi Pemanfatan Peluang terhadap Guru dan Peserta Didik adalah:
1.      Memberikan peluang kepada guru untuk menentukan minat dan mengembangkan minat-minat baru.
2.      Memberikan peluang kepada peserta didik untuk menentukan minat dan mengembangkan minat-minat baru
3.      Mengembangkan spirit dan moral
4.      Memberi peluang kepada peserta didik dan remaja untuk memperoleh kepuasan kerja dalam kelompok
5.      Memperkuat kesehatan mental dan fisik peserta didik
6.      Memperluas pergaulan peserta didik
7.      Memberikan peluang kepada peserta didik untuk berlatih mengembangkan kreativitas dan kemampuannya.
Dengan menerapkan Pemanfaatkan Peluang  dan Greeneration serta pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan pendidikan di SDN 01 Mekar Jaya Kecamatan Banjar Margo Kabupaten Tulang Bawang berdampak positif  terhadap kepercayaan masyarakat, sehingga SDN 01 Mekar Jaya Kecamatan Banjar Margo Kabupaten Tulang Bawang dapat mempertahankan jumlah murid diatas 153. jumlah murid 153, peserta didik yang berasal dari Luar Kampung berjumlah 25   peserta didik dari desa tetanga yaitu Balam Jaya (Kec. Way Kenanga) tidak seperti sekolah-sekolah lain terjadi penurunan jumlah peserta didik akibat hasil bumi yaitu karet terpuruk yang mengakibatkan  banyak orang tua murid meratau dan mengajak anaknya. Hal ini menunjukkan bahwa dengan menerapkan Pemanfaatkan Peluang  dan Greeneration kepercayaan masyarakat terhadap sekolah tetap tinggi. Koordinasi dan kerjasama antara sekolah dan masyarakat semakin meningkat yang pada akhirnya menjadikan SDN 01 Mekar Jaya Kecamatan Banjar Margo Kabupaten Tulang Bawang menjadi salah satu SD berprestasi dan menjadi  pelaksana kurikulum 2013 pertama kali di wilayah kecamatan Banjar Margo. 

b.      Manfaat Umum Kegiatan Greeneration
1.      Mengurangi dampak global warming.
2.      Untuk menyelamatkan lingkungan serta bumi yang semakin hari semakin panas dan gersang.
3.      Menumbuhkan rasa cinta terhadap bumi.
4.      Mencegah kerusakan bumi yang semakin parah.
5.      Mencegah bencana alam.
6.      Menanamkan kesadaran kepada masyarakat terutama generasi muda dan pelajar akan pentingnya lingkungan yang bersih dan nyaman.
7.      Meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
8.      Mempererat tali persaudaraan antar pelajar
9.      Menumbuhkan bibit berbakat dalam bidang budaya.
10.  Menumbuhkan bibit berbakat dalam bidang akademik.




























BAB V
SIMPULAN DAN REKOMENDASI

A.    Simpulan

Berdasarkan pembahasan masalah yang penulis paparkan di atas, maka penulis dapat menyimpulkan sebagai berikut :
a.       Optimalnya Pemanfatkan Peluang yang merupakan bagian dari Kompetensi kewirausahaan.
b.      Tumbuhnya rasa pecaya diri peserta didik
c.       Pengembangan bakat dan potensi peserta didik meningkat
d.      Peserta didik cinta lingkungan hijau
e.       Keterlibatan seluruh komponen meningkat
f.       Prestasi peserta didik meningkat
g.      Pendidikan karakter meningkat

B.     Rekomendasi

Pemanfatkan Peluang   dan greeneration merupakan bentuk operasional desentralisasi pendidikan memberikan wawasan baru dalam dunia pendidikan. Harus disadari bahwa Pemanfatkan Peluang dan greeneration dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan, pemerataan, keadilan, demokratisasi dan penghormatan terhadap nilai-nilai budaya lokal, serta menggali potensi dan keanekaragaman sekolah di daerah.
Pemanfatkan Peluang  dan Greeneration yang profesional perlu terus diciptakan melalui peningkatan kemampuan aparat di sekolah dalam mengolah, menganalisis, dan mendayagunakan informasi agar dapat mengelola pendidikan secara efisien dan efektif.
Oleh karena itu penulis mengharapkan agar semua lembaga pendidikan untuk dapat memanfatkan peluang dan greeneration dengan sebaik-baiknya, sehingga pemberdayaan dan partisipasi  masyarakat semakin tinggi. Dengan pemberdayaan masyarakat yang tinggi akan menjadi sekolah yang dicintai oleh masyarakat, dan menjadi sekolah pilihan masyarakat


































DAFTAR PUSTAKA


Depdiknas. 2007. Kewirausahaan Sekolah. materi diklat pembinaan kompetensi calon kepala sekolah/kepala sekolah). Jakarta.

Antara. (2008). Bentuk Karakter Bangsa Melalui Olahraga.
http://www.antara.co.id/arc/2008/9/9/presiden--bentuk-karakter-bangsa-melalui-olahraga/. 2 April 2018. Pkl : 20.49 WIBB

Anifral Hendri. (2008). Ekskul Olahraga Upaya Membangun karakter Peserta didik. http://202.152.33.84/index.php?option= com_content&task=view&id=16421&Itemid=46. Saturday, 5 April 2018. Pkl: 20.42.WIBB.

Kartono. Bakat Khusus. http://ini-taufik.blogspot.com/2011/12/ bakat-khusus.html, Senin, 1 April 2018 pukul 14.00

Mulyasa.E. 2009, Menjadi Kepala Sekolah Profesional. Remaja Rosdakarya. Bandung.

Suryadi. 2009. Manajemen Mutu Berbasis Sekolah (Konsep dan Aplikasi). Bandung: PT Sarana Panca Karya Nusa.

Tim Prima Pena. (2006). Kamus Ilmiah Populer. Surabaya ; Gitamedia Press.

Wikipedia. (2008). Karakter dan Olahraga. http://id.wikipedia. org/wiki/Karakter. Senin, 6 April 2018 pukul 14.00 WIB.

………. KTSP SDN 01 Mekar Jaya Kecamatan Banjar Margo Kabupaten Tulang Bawang 2016/2017.




LAMPIRAN-LAMPIRAN
Lampiran 1. Daftar Hasil Obsevasi, Analisis Peluang dan tindak Lanjut Pada Lomba OSN  dan O2SN tahun 2016 DAN 2017
OBSERVASI, ANALISIS PELUANG DAN TINDAK LANJUT PROGRAM PADA LOMBA OSN TAHUN 2016
DARI 16 SEKOLAH DI KECAMATAN BANJAR MARGO
NO
CABANG YANG DILOMBAKAN
JUMLAH PESERTA
PELUANG MENANG(%)
PERINGKAT PROGRAM PRIORITAS
SUMBER DAYA
PROGRAM TINDAK LANJUT TERPILIH
1
Matematika
30
7%
1
ADA
PEMBINAAN
2
IPA
45
5%
2



KET: SETIAP SEKOLAH MENGIRIM 3 PESERTA SETIAP CABANG LOMBA
OBSERVASI, ANALISIS PELUANG DAN TINDAK LANJUT  PROGRAM PADA LOMBA O2SN 2016

DARI 16 SEKOLAH DI KECAMATAN BANJAR MARGO


NO
CABANG YANG DILOMBAKAN
JUMLAH PESERTA SAINGAN
PELUANG MENANG (%)
PERINGKAT PROGRAM PRIORITAS
SUMBER DAYA
2 PROGRAM TINDAK LANJUT TERPILIH

PUTRA
PUTRI
PUTRA
PUTRI
PUTRA
PUTRI

1
Kid atletik
15
15
6%
6%
6
5



2
Renang
2
2
33%
33%
3
3
TIDAK ADA


3
Senam
10
15
9%
6%
5
6



4
Bulu Tangkis
9
4
10%
20%
4
4
ADA
PEMBINAAN

5
Pencak Silat
0
0
100%
100%
1
1
ADA
PEMBINAAN

6
Karate
1
1
50%
50%
2
2
TIDAK ADA


KET: SETIAP SEKOLAH MENGIRIM 1 PESERTA SETIAP CABANG LOMBA

















OBSERVASI, ANALISIS PELUNG DAN TINDAK LANJUT  PROGRAM PADA LOMBA OSN  TAHUN 2017

DARI 16 SEKOLAH DI KECAMATAN BANJAR MARGO


NO
CABANG YANG DILOMBAKAN
JUMLAH PESERTA
PELUANG MENANG(%)
PERINGKAT PROGRAM PRIORITAS
SUMBER DAYA
PROGRAM TINDAK LANJUT TERPILIH

1
Matematika
36
6%
1
ADA
PEMBINAAN

2
IPA
42
5%
2




KET: SETIAP SEKOLAH MENGIRIM 3 PESERTA SETIAP CABANG LOMBA


OBSERVASI, ANALISIS PELUANG DAN TINDAK LANJUT  PROGRAM PADA LOMBA O2SN 2017

DARI 16 SEKOLAH DI KECAMATAN BANJAR MARGO


NO
CABANG YANG DILOMBAKAN
JUMLAH PESERTA SAINGAN
PELUANG MENANG (%)
PERINGKAT PROGRAM PRIORITAS
SUMBER DAYA
2 PROGRAM TINDAK LANJUT TERPILIH

PUTRA
PUTRI
PUTRA
PUTRI
PUTRA
PUTRI

1
Kid atletik
15
15
6%
6%
6
6



2
Renang
3
3
25%
25%
3
3
TIDAK ADA


3
Senam
11
14
8%
7%
5
5



4
Bulu Tangkis
9
6
10%
14%
4
4
ADA
PEMBINAAN

5
Pencak Silat
2
2
33%
33%
2
2
ADA
PEMBINAAN

6
Karate
1
1
50%
50%
1
1
TIDAK ADA


KET: SETIAP SEKOLAH MENGIRIM 3 PESERTA SETIAP CABANG LOMBA












Lampiran 2. Jadwal Kegiatan Kepala sekolah dan Guru
NO
HARI/WAKTU
JENIS KEGIATAN
PEMBIMBING
Guru
1
Segera setelah lomba selesai dilaksanakan
Mengamati setiap cabang lomba dan kesulitan serta tantangan yang akan di hadapi kedepan
Kepala sekolah
1.      Guru PAI
2.      Guru Penjas
3.      Guru Kelas 3, 4
4.      Seluruh Pembina extrakurikuler.

.Lampiran 3. Jadwal Kegiatan Kesiswaan di Sekolah
NO
HARI/WAKTU
JENIS KEGIATAN
PEMBIMBING
KELAS
1
Selasa, Sabtu, Minggu
15.00 – 16.00
Senam, Sepakbola, Tenis meja,  Bola Voli, bulu tangkis
Juli Hadi Saputro, S.Pd
Matius Sutrisno, S.Pd.SD
3,4,5
2
Rabu,
13.30 – 14.00 dan incidental
Seni Budaya:
Puisi, ,
Tari,

Haryati, S.Pd.SD
Wahyuni,S.Pd
3,4, 5
3
Kamis,
13.30 – 14.00
Pembinaan Peserta didik Prestasi
Riyadi, s.Pd.SD
Pia Yustika Mirawati
4,5
4
Sabtu,
13.30 – 14.00
Rebana
Pencak Silat
Pak RK
Josi ahmadi
s.d 6
5
Jumat
15.00 – 17.00
Pramuka
Jikin  
3,4 dan 5,6
6
Sesuai jadwal
Kegiatan Cinta Lingkungan
Wiji
Cici haryati
Kelas 1s.d 6





Lampiran 4. Dokumen Photo Kondisi awal Prestasi yang diraih tahun 2016


Photo 1. Prestasi yang diraih tahun 2016 ( hanya 1 piala )



















Lampiran 5. Dokumen Photo Kegiatan dan Prestasi yang diraih tahun 2017


Photo 3. Rapat dan penyampaian program prioritas Tahun 2017


Photo 2. Analisis hasil observasi pada kegiatan OSN dan O2SN



Photo 4. Kegiatan les tambahan untuk lomba OSN mata pelajaran IPA

Photo. Kegiatan less tambahan untuk lomba mata pelajaran matematika



Photo 6. Kegiatan prioritas ekstrakurikuler Pencak Silat
Photo  7. Kegiatan wajib pramuka untuk pendidikan karakter



Photo 8. Kegiatan rutin setiap jum’at untuk program Greeneration
     
Photo 9. Kegiatan mata pelajaran pertanian untuk program Greeneration



Photo 10. Kegiatan pendidikan karakter religius


Photo 11. Hasil pemanfaatan peluang KS Mendapat sertifikat IN GP


Photo 12. Kepala Sekolah diberi tugas sebagai Instruktur Nasional Guru Pembelajar



Photo. Kepala sekolah mendapat hadiah dan sertifikat juara 2 pemilihan kepala sekolah berprestasi Kabupaten Tulang Bawang tahun 2017.

Photo 14. Kepala sekolah mendapat hadiah dan sertifikat juara 2 pemilihan kepala sekolah berprestasi Kabupaten Tulang Bawang tahun 2017.

Photo 15. Akreditasi sekolah meningkat dari C menjadi B dan diberikan pada  tahun 2017.






Lampiran 6. Dokumen Photo Hasil dan Prestasi Tahun 2018


Photo  16. Hasil Program Greeneration Sekolah menjadi sejuk dan nyaman

Photo 17. Kepala sekolah mewakili peserta didik yang menang dalam OSN dan O2SN



Photo 18. Kepala sekolah mendapat hadiah dan sertifikat juara 1 pemilihan kepala sekolah berprestasi Kabupaten Tulang Bawang tahun 2018

Photo 19. Pesertadidik mendapat hadiah dan sertifikat juara pada kegiatan lomba  tahun 2018.


Photo 20. Tropi piala yang diperoleh tahun 2018.
Photo 21. Kepala sekolah mendapat surat tugas dari dinas pendidikan mengikuti Diklat Cawas 2018.

Photo 22. Kegiatan Program Prioritas Bulu Tangkis
Photo 23. Kegiatan Greeneration dan religius

Tidak ada komentar:

Posting Komentar