|
PKSB-SD
|
PENINGKATKAN PRESTASI
SEKOLAH BERKARAKTER MELALUI PEMANFAATAN PELUANG DAN “GREENERATION”
DI SD NEGERI 01 MEKAR
JAYA
KEGIATAN PEMILIHAN
KEPALA SEKOLAH BERPRESTASI
TAHUN 2018
Oleh
SAPREN, S.Pd.SD
NIP. 19830212 200501 1
004
DINAS PENDIDIKAN
KABUPATEN TULANG BAWANG
PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2018
PERNYATAAN KEASLIAN NASKAH BEST
PRACTICES
Yang bertanda tangan di bawah ini
Nama : SAPREN,
S.Pd.SD
NIP
)* : 198302122005011004
NUPTK
)* :
8544761662200012
Jabatan : Kepala sekolah
Judul
Laporan :Peningkatkan
Prestasi Sekolah Berkarakter Melalui Pemanfaatan Peluang Dan “Greeneration” Di
SD Negeri 01 Mekar Jaya
menyatakan bahwa karya tulis Best Practices yang disusun seluruhnya
asli hasil kerja sendiri, bukan plagiat
dan belum pernah dinilai pada lomba
lainnya, baik di dalam maupun di
luar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Pernyataan
ini saya buat dengan sebenar-benarnya dan apabila di kemudian hari terbukti
tidak benar, maka saya bersedia menerima sanksi yang ditetapkan oleh
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Mengetahui :
Plt. Kepala Dinas Pendidikan
Kabupaten
Tulang Bawang
Dr.
Untung Widodo, M.Si
Pembina
Utama Muda
NIP.
19660715 198602 1 001
Tulang Bawang, 15 April 2018
Yang Membuat Pernyataan
Sapren, S.Pd.SD
NIP.198302122005011004
LEMBAR PENGESAHAN
Best
Practice yang berjudul “Peningkatkan Prestasi Sekolah Berkarakter Melalui
Pemanfaatkan Peluang dan
Greeneration di SD Negeri 01 Mekar Jaya ” yang
disusun oleh :
Nama : SAPREN,
S.Pd.SD
NIP : 19830212 200501 1 004
Tempat
& Tgl. Lahir : Tiuh
Balak, 12 Februari 1983
Pangkat,
Golru : Penata Tk
1, III/d
Jabatan :
Kepala Sekolah
Unit
Kerja : SD
Negeri 01 Mekar Jaya
Telah disetujui dan disahkan, bahwa Best Prestice
ini adalah benar-benar dokumen nyata Sekolah Dasar Negeri 01 Mekar Jaya
Kecamatan Banjar Margo Kabupaten Tulang Bawang.
Menyetujui/
Mengesahkan Tulang
Bawang, 16 Mei 2018
Plt. Kepala Dinas Pendidikan
Kepala
Sekolah
Kabupaten
Tulang Bawang SDN
01 Mekar Jaya
Dr. Untung
Widodo, M.Si Sapren,
S.Pd.SD
Pembina Utama
Muda
NIP. 19660715
198602 1 001 NIP.198302122005011004
KATA PENGANTAR
Puji
syukur saya panjatkan kehadirat Tuhan yang maha esa dengan mengijinkan penulis
untuk menyelesaikan karya tulis dalam bentuk Best Practice dengan judul
“Peningkatkan Prestasi Sekolah Berkarakter Melalui Pemanfaatkan Peluang dan Greeneration di SD
Negeri 01 Mekar Jaya”
Kecamatan Banjar Margo Kabupaten Tulang Bawang.
Dalam
pelaksanaan penyusunan karya tulis ini, penulis banyak mendapatkan motivasi,
dorongan, bimbingan dan bantuan dari berbagai pihak. Untuk itu dalam kesempatan
ini penulis mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya
kepada semua pihak yang telah membantu penulis dalam upaya penyelesaian karya
tulis ini. Oleh karena itu kami menyampaikan ucapan banyak terima kasih kepada:
1. Dewan
Guru di SD Negeri 01 Mekar Jaya Kecamatan Banjar Margo Kabupaten Tulang Bawang.
2. Komite
SDN 01 Mekar Jaya Kecamatan Banjar. Margo Kabupaten Tulang Bawang yang telah memberikan motivasi.
3. Semua
pihak yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu
Akhirnya
penulis berharap agar Program Pemanfaatkan Peluang dan Greeneration dapat
meningkatkan prestasi sekolah yang berkarakter. Kemudia kritik dan saran selalu
kami harapkan.
Tulang
Bawang, 6 Mei 2018
Penulis
ABSTRAK
Program Pemanfaatkan Peluang dan Greeneration merupakan program sekolah
sebagai bagian integral dari kurikulum sekolah. Program ini bertujuan
untuk pendidikan bermutu dan berprestasi
sesuai dengan kebutuhan bakat dan minat Kepala Sekolah, Guru dan peserta didik
sesuai dengan Peluang dan kondisi sekolah. Banyak kepala sekolah yang belum dapat
meningkatkan kompetensi kewirausahaan terutama pada kemampuan memanfaatkan peluang
dan banyak siswa yang kurang mengetahui bakat dan minat yang ada pada dirinya
serta tempat belajar yang kurang nyaman, sehingga Sekolah dan siswa juga kurang
maksimal dalam pemilihan kegiatan Ekstrakurikuler dan Greeneration di sekolah.
Dalam hal ini kepala sekolah harus dapat membaca dan memanfaatkan peluang
prestasi dan guru sangat dibutuhkan dalam berperan mengarahkan anak didik untuk
memilih kegiatan Ekstrakurikuler dan Greeneration yang sesuai dengan peluang
prestasi dan bakat.
Melalui kegiatan
Lomba-lomba akademik dan non akademik diharapkan siswa dapat cerdas
berprestasi, sehat, mempunyai daya tangkal terhadap Narkoba dan obat terlarang.
Dalam pelaksanaan kegiatan di mulai dengan obsevasi
dan evaluasi kegiatan proses belajar
mengajar dan lomba-lomba yang diikuti kemudian dilanjutkan dengan analisis
peluang prestasi dan penentuan tindak
lanjut program exstrakurikuler prioritas yang
sesuai kebutuhan dan kondisi sekolah Serta pembinaan oleh tenaga profesional. Ekstrakurikuler
siswa diarahkan untuk memilih salah satu cabang exstrakurikuler prioritas
seperti olahraga, seni budaya, pembinaan siswa berprestasi yang sesuai dengan
minat, bakat dan kemampuan siswa serta pendidikan karakter, pada kegiatan ini
cabang diharapkan lahir bibit-bibit berprestasi dan olahragawan yang nantinya
dapat dibina untuk menghadapi event seperti OSN, O2SN dan FLS2N maupun
kompetisi lainnya. Ekstrakurikuler prioritas yang meliputi beberapa cabang
olahraga yang diminati misalnya : Sepak bola mini, Pencak silat, Bulu tangkis,
atletik dan lain sebagainya. Selain itu ada kegiatan Ekstrakurikuler pendidikan
karakter yaitu pramuka, kegiatan cinta
lingkungan (Greeneration), Pengajian. Dalam hal ini Kepala sekolah harus
memahami Kekuatan dan Kelemahan sekolahnya. Contoh: Jika sekolah kecil ( muridnya sedikit) tentu angaran
yang dimiliki juga akan sedikit. Jadi jangan terlalu memaksakan harus membuat
kegiatan yang biayanya terlalu besar.
Melalui Program
Memanfaatkan Peluang dan Greeneration siswa dapat bertambah wawasan dan
prestasi mengenai kegiatan akademik dan non akademik. Dari tujuan Memanfaatkan
Peluang dan Greeneration tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa Memanfaatkan Peluang
dan Greeneration erat hubungannya dengan prestasi siswa meningkat, prestasi guru meningkat,
Prestasi Kepala Sekolah Meningkat, nilai-nilai implementasi karakter meningkat,
sehingga Prestasi sekolah berkarakter meningkat.
Kata Kunci : Pendidikan, Prestasi, peluang,
Greeneration,
DAFTAR
ISI
HALAMAN
JUDUL ..................................................................................... i
PERNYATAAN
KEASLIAN NASKAH ................................................. ii
HALAMAN
PESETUJUAN ........................................................ ............. iii
ABSTRAK
..................................................................... . ............................. iv
KATA
PENGANTAR ................................................................................... v
DAFTAR
ISI
.................................................................................................. vi
DAFTAR
TABEL ..................................................................................... vii
DAFTAR
GAMBAR ..................................................................................... viii.
DAFTAR
LAMPIRAN .......................................................................... ix
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar
Belakang Masalah ...................................................................... 1
B. Permasalahan
..................................................................................... 2
C. Perumusan
Masalah ............................................................................ 2
D. Tujuan .............................................................................................. 3
E. Manfaat
............................................................................................. 3
BAB II
KAJIAN PUSTAKA
A. Konsep
Pemanfaatan Peluang Berkarakter ...................................... 5
B. Pengertian
Greeneration ...................... ............
............ ................... 7
BAB
III
PEMBAHASAN MASALAH
A. Jenis
Karya Tulis….. ................................................................................. 8
B. Metode
Pengumpulan Data ........................................................... ............ 8
C. Analisis
…………………………………………..............................…..... 8
BAB IV
HASIL
DAN PEMBAHASAN
A. Pembahasan .............................................................................
............ 10
B. Hasil
yang Dicapai
................................................................................ 13
BAB
V
PENUTUP
A. SIMPULAN ............................................................................................. 17
B. REKOMENDASI ................................................................................. 17
DAFTAR PUSTAKA
................................................................................... ......... 19
DAFTAR TABEL
Tabel
1 Prestasi Peserta didik nilai
UN 3 tahun terakhir…………… …………14
Tabel
2 Prestasi Lomba Akademik …………… …………… …………14
Tabel
3 Prestasi siswa Dalam Bidang
Olah Raga …………… …………14
Tabel
4 Prestasi Kepala sekolah dan
Guru…………………………………….14
DAFTAR GAMBAR
Gambar 1 Pola
pikir Peningkatan Prestasi sekolah Berkarakter …….. …….. 11
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran
1 Hasil Observasi, analisis Peluang
dan tindak lanjut pada lomba 20
Lampiran
2 Jadwal Kegiatan Kepala Sekolah dan
Guru…………………… 22
Lampiran
3 Jadwal Kegiatan Kesiswaan di
Sekolah …………………. 22
Lampiran
3 Dokumen kondisi awal Prestasi yang
diraih tahun 2016 … 23
Lampiran
3 Dokumen Kegiatan dan Prestasi yang diraih tahun 2017 … 24
Lampiran
3 Dokumen dan hasil dan Prestasi yang
diraih tahun 2018 … 28
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang Masalah
Undang Undang No. 20 tahun 2003
tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 3 mengamanatkan bahwa pendidikan
nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban
bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan
untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan
bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap,
kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung
jawab.
Pendidikan merupakan elemen penting
yang tidak pernah terpisahkan dalam kehidupan. Kesadaran tentang pentingnya
pendidikan dalam membangun masa depan yang lebih baik telah mendorong semua
pihak untuk senantiasa melakukan inovasi dengan tujuan terciptanya sistem pendidikan
yang berkualitas dan menghasilkan kualitas lulusan yang mampu bersaing dalam
semua aspek kehidupan.
Berbagai program yang dilaksanakan
di sekolah belum optimal karena program belum berfokus pada Masa depan, belum
banyak keterlibatan seluruh komponen yang ada di sekolah, belum optimal adanya
aktivitas pengukuran, belum memiliki komitmen terhadap perubahan dan usaha
untuk memperbaiki secara terus menerus, dalam kaitan ini muncullah salah satu
pemikiran kearah peningkatan Prestasi Sekolah
Berkarakter Melalui Pemanfaatan
Peluang dan Greeneration yang memberi pedoman
yang jelas, terukur dan
terarah kepada sekolah untuk mengatur dan melaksanakan berbagai kebijakan
secara luas. Keberhasilan pendidikan merupakan tanggung jawab semua pihak, baik
sekolah, pemerintah, masyarakat maupun keluarga. Oleh karena itu untuk
mendukung keberhasilan pendidikan perlu melibatkan komite/orang tua ataupun
masyarakat baik dalam pembiayaan maupun dalam pengawasannya.
SDN 01 Mekar Jaya Kecamatan Banjar.
Margo Kabupaten Tulang Bawang yang berada di lokasi di daerah perbatasan antara
kabupaten Tulang Bawang dan Kabupaten Tulang Bawang Barat yang berada di jalan
Diponogoro, Peserta didiknya butuh percaya diri untuk menumbuhkan memiliki
minat dan bakat mereka, maka sebagai pengelola pendidikan harus mampu menumbuhkan minat dan bakat
mereka. Dengan Pemanfaatan Peluang dan Greeneration ini diharapkan meningkatnya
percaya diri peserta
didik dan SDN 01 Mekar Jaya Kecamatan Banjar Margo Kabupaten Tulang Bawang
menjadi sekolah pilihan masyarakat khususnya di wilayah Kecamatan Banjar Margo
dan sebelah kecamatan Way Kenanga.
Salah satu upaya untuk meningkatkan prestasi
sekolah berkarakter di SDN 01 Mekar Jaya Kecamatan Banjar. Margo Kabupaten
Tulang Bawang adalah melalui Pemanfaatan Peluang dan greeneration.
B.
Permasalahan
Berdasarkan latar belakang tersebut
di atas serta hasil pengamatan penulis, maka permasalahan dapat
diidentifikasikan sebagai berikut :
a. Kompetensi
Kewirausahaan Kepala sekolah terutama pada kemampuan memanfaatkan peluang belum
optimal.
b. Kurangnya rasa percaya diri pesertadidik
c. Pengembangan
bakat dan potensi peserta didik apa adanya
d. Keterlibatan
seluruh komponen kurang
e. Prestasi
peserta didik belum optimal
f. Belum
Nampak kegiatan cinta lingkungan hijau yang merupakan salah satu Pendidikan
karakter
C.
Perumusan
Masalah
Berdasarkan identifikasi dan
pembatasan masalah di atas, maka peneliti merumuskan masalah pada Bagaimana upaya peningkatan
Prestasi sekolah berkarakter melalui Pemanfaatan Peluang dan Greeneration di SDN 01
Mekar Jaya Kecamatan Banjar. Margo Kabupaten Tulang Bawang?
Sedangkan
sub-pokok rumusan masalah adalah:
a. Bagaimana
Upaya untuk mengoptimalkan pemanfaatkan peluang
b. Bagaimana menumbuhkan rasa percaya diri pesertdidik
c. Bagaimana
upaya pengembangan bakat dan potensi peserta didik di SDN 01 Mekar Jaya
Kecamatan Banjar Margo Kabupaten Tulang Bawang?
d. Bagaimana
keterlibatan seluruh komponen di SDN 01 Mekar Jaya Kecamatan Banjar Margo
Kabupaten Tulang Bawang?
e. Upaya
apa untuk meningkatkan prestasi peserta didik SDN 01 Mekar Jaya Kecamatan
Banjar Margo Kabupaten Tulang Bawang?
f. Kegiatan
apa untuk mewujutkan generasi muda cinta lingkungan hijau yang merupakan salah
satu pendidikan karakter di SDN 01 Mekar Jaya Kecamatan Banjar Margo Kabupaten
Tulang Bawang?
D.
Tujuan
Berdasarkan latar belakang dan
perumusan masalah diatas, karya tulis ini bertujuan:
a. Optimalnya
pemanfaatkan peluang
b. Tumbuhnya rasa percaya diri pesertdidik
c. Pengembangan
bakat dan potensi peserta didik
d. Keterlibatan
seluruh komponen
e. Prestasi
peserta didik meningkat
f. Nampak
kegiatan cinta lingkungan hijau yang merupakan salah satu pendidikan karakter
E.
Manfaat
a. Manfaat
Praktis
1. Kepala
sekolah akan memperoleh
masukan sebagai bahan evaluasi diri dan
bahan pertimbangan untuk melakukan perbaikan dan bahkan mereformasi pola
kegiatan manajemen sekolah dalam rangka upaya pembinaan profesionalisme guru
dan peningkatan prestasi
sekolah berkarakter.
2. Bagi
pengambil kebijakan (Dinas
Pendidikan), akan memperoleh bahan masukan tentang peta Prestasi sekolah
berkarakter sehingga dalam pengambilan keputusan/ program kebijakan peningkatan
Prestasi sekolah berkarakter secara keseluruhan menjadi tepat sasaran.
3. Bagi
guru, akan memperoleh
wawasan, pengetahuan yang akan mampu memotivasi
peningkatan kinerja dan profesionalismenya.
b. Manfaat
Teoritis
1. Hasil
penelitian dapat menjadi bahan kajian dan bahan pertimbangan bagi pelaksana
manajemen sekolah sehingga diharapkan lebih tepat guna dan berhasil guna.
2. Dapat
dimanfaatkan sebagai referensi untuk menambah wawasan pengetahuan, sehingga
dapat memberikan sumbangan pemikiran bagi penelitian dan pengembangan sekolah
di kemudian hari.
BAB II
KAJIAN PUSTAKA
A.
Pemanfaatan
Peluang dan Berkarakter
a.
Pengertian
Peluang
Peluang semata-mata adalah suatu
cara untuk menyatakan kesempatan terjadinya suatu peristiwa. Secara kualitatif
peluang dapat dinyatakan dalam bentuk kata sifat untuk menunjukkan kemungkinan
terjadinya suatu keadaan seperti “baik”, “lemah”, “kuat”, “miskin”, “sedikit”
dan lain sebagainya. Secara kuantitatif, peluang dinyatakan sebagai nilai-nilai
numeris baik dalam bentuk pecahan maupun desimal antara 0 dan 1. Peluang sama
dengan 0 berarti sebuah peristiwa tidak bisa terjadi sedangkan peluang sama
dengan 1 berarti peristiwa tersebut pasti terjadi.
Dalam kehidupan sehari-hari kita
sering mendengar perkiraan terjadinya hujan dalam bentuk peluang baik secara
kualitatif seperti “kemungkinannya kecil akan terjadi hujan esok hari”, atau
dalam bentuk kuantitatif seperti “kemungkinan hujan esok hari sekitar 30%”.
Jelas di sini bahwa berbicara mengenai peluang kita dihadapkan dalam suatu
kondisi yang tidak pasti, akan tetapi kita hanya diberikan suatu petunjuk atau
gambaran seberapa besar keyakinan kita bahwa suatu peristiwa bisa terjadi.
Semakin besar nilai peluang yang dihasilkan dari suatu perhitungan maka semakin
besar keyakinan kita bahwa peristiwa itu akan terjadi. Dewasa ini, perkiraan
tentang akan terjadinya suatu gejala alam bukanlah sesuatu pekerjaan sederhana
akan tetapi telah melalui suatu proses perhitungan yang sangat kompleks. Gejala
sebuah peristiwa tidak hanya dikaji dari satu sisi saja, misalnya pengaruh
waktu, akan tetapi juga melibatkan banyak variabel yang terkait dengan
peristiwa tersebut. Olehkarena itu peluang yang didasarkan pada latar belakang
ilmiah bisa memberikan tingkat keyakinan yang lebih tinggi bagi orang yang
memerlukannya.
b. Sekolah
Berkarakter
Apabila ditinjau dari bahasa dan
pengertiannya sebetulnya bahasa karakter ini masihlah sangat luas, tetapi
disini akan kita lihat beberapa pengertian secara umum yang ada di lapangan.
Karakter menurut Wikipedia (2008 : 1) bisa digambarkan sebagai sifat manusia
pada umumnya dimana manusia mempunyai banyak sifat yang tergantung dari faktor
kehidupannya sendiri. Tim prima pena (2006 : 234) membuat pemahaman karakter
yang cenderung ke sifat manusia seperti watak, tabiat, pembawaan, kebiasaan.
Pendidikan karakter di sekolah
sangat diperlukan, walaupun dasar dari pendidikan karakter adalah di dalam
keluarga. Kalau seorang anak mendapat pendidikan karakter yang baik dari
keluarganya, anak tersebut akan berkarakter baik selanjutnya. Namun banyak
orang tua yang lebih mementingkan aspek kecerdasan otak ketimbang pendidikan karakter.
Selain itu Daniel Goleman juga mengatakan bahwa banyak orang tua yang gagal
dalam mendidik karakter anak-anaknya entah karena kesibukan atau karena lebih
mementingkan aspek kognitif anak. Namun ini semua dapat dikoreksi dengan
memberikan pendidikan karakter di sekolah.
Menurut T. Ramli (2003), pendidikan
karakter memiliki esensi dan makna yang sama dengan pendidikan moral dan
pendidikan akhlak. Tujuannya adalah membentuk pribadi anak, supaya menjadi
manusia yang baik, warga masyarakat, dan warga negara yang baik. Adapun
kriteria manusia yang baik, warga masyarakat yang baik, dan warga negara yang
baik bagi suatu masyarakat atau bangsa, secara umum adalah nilai-nilai sosial
tertentu, yang banyak dipengaruhi oleh budaya masyarakat dan bangsanya.
Oleh karena itu, hakikat dari
pendidikan karakter dalam konteks pendidikan di Indonesia adalah pendidikan nilai, yakni
pendidikan nilai-nilai luhur yang bersumber dari budaya bangsa Indonesia
sendiri, dalam rangka membina kepribadian generasi muda. Sekolah berkarakter
yang dimaksut penulis adalah sekolah yang menerapkan pendidikan karakter
B.
Pengertian
Greeneration
Greeneration adalah dua kata dari
kata green yang artinya hijau dan generation yang artinya generasi. Dimaksudkan
penulis di sini adalah generasi yang cinta lingkungan hijau.
a. Tujuan
1. Menciptakan
lingkungan sekolah dan suasana nyaman dan kondusif.
2. Mengkampanyekan
Greeneration (generasi cinta lingkungan)
3. Memberikan
contoh melalui aplikasi media pendidikan lingkungan
4. Melaksanakan
UKS sebagai perilaku hidup sehat sehari-hari.
b. Sasaran
1. Terciptanya
lingkungan bersih, indah dan nyaman serta menyehatkan
2. Terciptanya
perilaku warga sekolah yang perduli terhadap Kesehatan lingkungan
c. Prinsip
– Prinsip Dasar
1. Partisipatif
: Komunitas sekolah terlibat.
2. Berkelanjutan
: Seluruh kegiatan harus dilakukan secara terencana dan terus menerus secara
komprehensif.
d. Visi
dan Misi
Visi “ Sekolahku Hijau , Bersih dan
Sehat karena Aku Cinta Sehat“ sedang
Misi adalah sebagai berikut :
1. Menciptakan
lingkungan yang bersih, hijau dan sehat.
2. Meningkatkan
kesadaran dan kemauan masyarakat lingkungan sekolah akan hidup sehat.
3. Memberikan
rasa aman, sejuk, indah kepada anak didik sehingga tercipta lingkungan sehat.
4. Meningkatkan
prestasi dan pengetahuan anak akan cinta lingkungan yang sehat.
BAB III
METODE
A.
Jenis
Karya Tulis
Karya tulis ini merupakan best
practice yang menggunakan pendekatan ex post facto. Sudjana dan Ibrahim
(2007:60) mengatakan bahwa pendekatan ex post facto dimulai dengan
mendeskripsikan situasi sekarang yang diasumsikan sebagai akibat dari
faktor-faktor yang telah terjadi atau bereaksi sebelumnya. Dengan demikian,
peneliti harus menoleh kebelakang untuk
menentukan faktor-faktor yang
diasumsikan penyebab, yang telah beroperasi pada masa lalu. Dalam konteks ini
penulis melakukan analisis mengenai perwujudan Prestasi sekolah
berkarakter yang terdiri atas lima bagian, yakni pendahuluan, Kajian Pustaka, metode, Hasil dan pembahasan, simpulan
dan rekomendasi.
B.
Metode
Pengumpulan Data
Metode
pengumpulan data dalam penulisan best practices ini terdiri atas:
1. Studi dokumentasi, dilakukan dengan
menganalisis dokumen Pada Lomba-lomba dan Dokumen sekolah yang sudah disusun
dalam bentuk laporan evaluasi diri sekolah dan profil sekolah.
2. Observasi, dilakukan dengan mengadakan
pengamatan terhadap aktivitas peserta didik dan Lomba-lomba.
3. Wawancara, dilakukan dengan mengadakan
wawancara yang bersifat kekeluargaan, seperti sambung rasa dan diskusi dengan
warga sekolah.
C.
Analisis
Analisis dilakukan dengan menyusun
laporan secara deskriptif kuantitatif
dan kualitatif terhadap perwujudan dan Prestasi sekolah berkarakter. Perwujudan
sekolah dilihat dari permasalahan yang dapat diidentifikasikan sebagai berikut
:
1. Optimalisasi
Kemampuan Kewirausahaan kepala sekolah kurang
2. Kurangnya rasa percaya diri pesertadidik
3. Pengembangan
bakat dan potensi peserta didik apa adanya
4. Keterlibatan
seluruh komponen kurang
5. Prestasi
peserta didik belum optimal
6. Belum
Nampak kegiatan cinta lingkungan hijau
7. Pendidikan
karakter belum nampak
BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN
A.
Pembahasan
a. Kondisi
Awal
1. Fasilitas
olah raga
Sekolah tidak banyak mempunyai :
Ø lapangan
sepak bola, memakai halaman sekolah
Ø lapangan
voli, memakai halaman sekolah.
Ø lapangan
badminton, belum memiliki yang layak
Ø lapangan
tenis, memakai halaman sekolah
Ø lapangan
tenis meja, memiliki
Ø gedung/hall
olah raga, belum memiliki
Ø berbagai
sarana olah raga senam lantai
2. Fasilitas
Seni
Fasilitas seni adalah
beberapa peralatan untuk
mengembangkan bidang seni.
3. Kepala
Sekolah belum Mengoptimalkan Kompetensi Kewirausahaan terutama pada kemampuan
pemanfatan peluang
4. Kurangnya rasa percayadiri peserta didik.
5. Pengembangan
bakat dan potensi siswa apa adanya
6. Peserta
didik kurang percaya diri pada lomba-lomba
7. Keterlibatan
seluruh komponen kurang
8. Prestasi
siswa belum optimal
9. Belum
Nampak kegiatan cinta lingkungan hijau yang merupakan bagian dari Pendidikan
karakter belum nampak
b. Kondisi
Yang Di harafkan
1. Kepala
Sekolah memiliki Kompetensi Kewirausahaan terutama pada kemampuan pemanfatan
peluang
2. Tumbuhnya rasa percaya diri peserta didik
3. Pengembangan
bakat dan potensi siswa meningkat
4. Keterlibatan
seluruh komponen meningkat
5. Prestasi
siswa meningkatnya
kegiatan cinta lingkungan hijau yang merupakan bagian dari Pendidikan karakter
nampak
Tahapan pelaksanaan
dapat di gambarkan sebagai berikut:
Gambar 1 Pola Pikir Peningkatan Prestasi
sekolah berkarakter
c. Menyiapkan
perangkat observasi kegiatan lomba, seleksi bakat, minat, kreativitas, dan kemampuan peserta didik
Untuk mengobservasi kegiatan lomba dan seleksi bakat, minat,
kreativitas, dan kemampuan peserta didik diperlukan beberapa perangkat.
Perangkat yang paling sederhana adalah lembar-lembar catatan. Selain catatan,
bakat, minat dan kreativitas serta kemampuan juga dapat dipantau dengan daftar
isian atau angket. Kepada peserta didik disodorkan sejumlah pernyataan agar
diselaraskan dengan keberadaan diri mereka. Perangkat lain pemantau bakat,
minat, kreativitas, dan kemampuan adalah tes. Dengan menjalani testing berbagai
potensi seorang peserta didik akan terjaring. Kemudian perangkat pemantauan analisis
peluang dan tindak lanjut Lomba OSN dan
O2SN tahun 2016 dan 2017 dapat dilihat pada Lampiran 1.
d. Penyusunan
Program
Penyusunan program adalah suatu
aktivitas yang bermaksud memilih kegiatan-kegiatan yang sudah diidentifiksi
dalam langkah kebijakan. Pemilihan demikian harus dilakukan, karena tidak semua
kegiatan yang diidentifikasi tersebut nantinya dapat dilaksanakan. Dengan
perkataan lain, penyusunan program berarti seleksi atas kegiatan-kegiatan yang
sudah diidentifikasi dalam kebijakan. Kemampuan Memanfaatkan Peluang dan
Greeneration harus dioptimalkan. Seperti halnya dalam pembagian tugas mengajar
bagi guru harus disesuaikan dengan kemampuan guru. Identifikasi kemampuan oleh
kepala sekolah sekaligus pengklasifikasian adalah penting dan harus di lakukan.
Dengan mengidentifikasi kemampuan guru akan dapat dijadikan sebagai pedoman
dalam mengambil suatu kebijakan. Menghadirkan para ahli akan lebih efektif
ketimbang memaksakan guru yang tidak memiliki kemampuan dalam bidang tertentu.
Dalam
hal
pembimbingan selalu memperhatikan beberapa faktor yaitu:
Ø Kwalifikasi
Pendidikan pembimbing
Ø Frekwensi
Latihan
Ø Monitoring
dan pengawasan dari kepala sekolah
Ø Tindak
lanjut.
1. Penyusunan
Program Ekstrakurikuler dan Greeneration
Kegiatan-kegiatan
yang telah ditetapkan sebelumnya, urut-urutan dan langkah-langkah pelaksananya,
dan dimana hal tersebut dilaksanakan. Dengan adanya jadwal ini semua personalia
yang bertugas dan memberikan bantuan di bidang manajemen peserta didik akan
tahu tugas dan tanggung jawabnya, serta kapan harus melaksanakan kegiatan
tersebut. Dalam satu minggu setiap jenis kegiatan ekstrakurikuler dan
greeneration dilakukan 1 kali dengan jadwal yang telah terprogram. Kemudian jadwal kegiatan guru dan jadwal kegiatan kesiswaan di sekolah dapat dilihat
pada lampiran 2 dan 3.
Dari jadwal yang telah terprogram
tersebut dapat membantu Guru dan peserta didik dalam mengikuti kegiatan.
Kegiatan Pengamatan dan Analisis Oleh Guru dan Kegiatan Ekstrakurikuler dan greeneration akan lebih efektif bila
dilakukan monitoring dari kepala sekolah secara berkala untuk mengevaluasi
kemajuan kegiatan.
Tidak ada suatu kegiatan yang
dilakukan oleh sebuah institusi tanpa biaya. Semua unsur kegiatan tentu saja
harus dianggarkan dalam sebuah Rencana Kerja Tahunan. Yang di lakukan oleh SDN
01 Mekar Jaya Kecamatan Banjar Margo Kabupaten Tulang Bawang adalah melakukan koordinasi dengan pihak
Komite Sekolah demikian juga Pengurus Paguyuban yang ada di setiap Kelas.
Sekolah yang bermutu biasanya didukung dengan biaya yang banyak. Biaya saja
juga tidak cukup tanpa di dukung dengan alat / media pembelajaran.
Tapi dengan program pemanfaatan
peluang dapat meminimalkan unsur biaya tersebut. Jadi menurut kami kegiatan pemanfaatan
peluang dan greeneration tersebut dapat
berhasil di dukung oleh beberapa unsur antaranya : kompetensi kewirausahaan
kepala sekolah, Pembina yang professional, kesempatan, dan alat atau media
pelajaran.
B.
Hasil
yang dicapai
a. Prestasi
peserta didik meningkat
Sebelum Kewirausahaan dioptimalkan
dan belum membentuk team, prestasi SDN 01 Mekar Jaya Kecamatan Banjar Margo
Kabupaten Tulang Bawang kurang optimal.
Setelah optimalisasi kewirausahaan
dan memperkuat team berdampak yang signifikan dalam perolehan prestasi akademik
dan non akademik.
Hasil yang dicapai dengan
diaplikasikannya Pemanfaatan Peluang dan
Greeneration berdampak cukup signifikan terdapai prestasi Akademik maupun non
akademik di SDN 01 Mekar Jaya Kecamatan Banjar Margo Kabupaten Tulang
Bawang dari tahun ke tahun.
Beberapa catatan prestasi yang diraih adalah sebagai berikut :
1. Prestasi
akademik
1) Hasil
Ranking Ujian Nasional :
Ø Tahun
Pelajaran 2015/2016, dengan jumlah nilai rata- rata 20,65 menduduki ranking 9 dari
16 SD/MI di tingkat kecamatan Banjar Margo
Ø Tahun
Pelajaran 2016/2017, dengan jumlah nilai rata- rata 218 menduduki ranking 6
dari 16 SD/MI di tingkat Kecamatan Banjar Margo
Ø Tahun
Pelajaran 2017/2018, dengan jumlah nilai rata- rata 228 menduduki ranking 5 dari
16 SD/MI di tingkat Kecamatan Banjar Margo
Tabel 1. .Prestasi Peserta didik
nilai UN 3 tahun terakhir
|
No
|
Tahun
|
Peringkat Kecamatan
|
|
1
|
2015/2016
|
9
|
|
2
|
2016/2017
|
6
|
|
3
|
2017/2018
|
5
|
Tabel
2. Prestasi Lomba akademik
|
No
|
Nama lomba yang diikuti
|
tahun
|
Prestasi yang diraih
|
Bukti fisik/Tingkat
|
|
1
|
OSN
|
2016
|
-
|
|
|
2
|
OSN
|
2017
|
1 perunggu
|
Piala
Tropi
|
|
3
|
OSN
|
2018
|
1 perak
|
Piala
Tropi
|
2. Prestasi
Siswa Dalam Bidang Olahraga
Tabel
3. Prestasi siswa dalam Bidang Olah Raga
|
No
|
Cabang olahraga yg diikuti
|
Tahun
|
Prestasi yang diraih
|
||
|
1
|
O2SN
|
2016
|
-
|
||
|
2
|
O2SN
|
2017
|
2 emas
1 perunggu
|
||
|
3
|
O2SN
|
2018
|
3
Emas
1
perak
1
perunggu
|
|
|
3. Prestasi
Kepala Sekolah dan Guru
Tabel
4. Prestasi Kepala Sekolah dan Guru
|
NO
|
Nama Guru
|
bidang
|
Tahun
|
Tingkat
|
Prestasi yang diraih
|
Bukti fisik
|
|
1
|
Sapren
|
KS Prestasi
|
2017
|
Kabupaten
|
2
|
Piagam/SK/ Tropi
|
|
2
|
Sapren
|
KS Prestasi
|
2018
|
Kabupaten
|
1
|
Piagam/SK/ Tropi
|
Kontribusi Pemanfatan Peluang
terhadap Guru dan Peserta Didik adalah:
1. Memberikan
peluang kepada guru untuk menentukan minat dan mengembangkan minat-minat baru.
2. Memberikan
peluang kepada peserta didik untuk menentukan minat dan mengembangkan
minat-minat baru
3. Mengembangkan
spirit dan moral
4. Memberi
peluang kepada peserta didik dan remaja untuk memperoleh kepuasan kerja dalam
kelompok
5. Memperkuat
kesehatan mental dan fisik peserta didik
6. Memperluas
pergaulan peserta didik
7. Memberikan
peluang kepada peserta didik untuk berlatih mengembangkan kreativitas dan
kemampuannya.
Dengan menerapkan Pemanfaatkan
Peluang dan Greeneration serta pemberdayaan masyarakat
dalam pengelolaan pendidikan di SDN 01 Mekar Jaya Kecamatan Banjar Margo
Kabupaten Tulang Bawang berdampak positif
terhadap kepercayaan masyarakat, sehingga SDN 01 Mekar Jaya Kecamatan
Banjar Margo Kabupaten Tulang Bawang dapat mempertahankan jumlah murid diatas
153. jumlah murid 153,
peserta didik yang berasal dari Luar Kampung berjumlah 25 peserta didik dari desa tetanga yaitu Balam
Jaya (Kec. Way Kenanga) tidak seperti sekolah-sekolah lain terjadi penurunan
jumlah peserta didik akibat hasil bumi yaitu karet terpuruk yang
mengakibatkan banyak orang tua murid
meratau dan mengajak anaknya. Hal ini menunjukkan bahwa dengan menerapkan Pemanfaatkan
Peluang dan Greeneration kepercayaan
masyarakat terhadap sekolah tetap tinggi. Koordinasi dan kerjasama antara
sekolah dan masyarakat semakin meningkat yang pada akhirnya menjadikan SDN 01
Mekar Jaya Kecamatan Banjar Margo Kabupaten Tulang Bawang menjadi salah satu SD
berprestasi dan menjadi pelaksana
kurikulum 2013 pertama kali di wilayah kecamatan Banjar Margo.
b. Manfaat
Umum Kegiatan Greeneration
1. Mengurangi
dampak global warming.
2. Untuk
menyelamatkan lingkungan serta bumi yang semakin hari semakin panas dan
gersang.
3. Menumbuhkan
rasa cinta terhadap bumi.
4. Mencegah
kerusakan bumi yang semakin parah.
5. Mencegah
bencana alam.
6. Menanamkan
kesadaran kepada masyarakat terutama generasi muda dan pelajar akan pentingnya
lingkungan yang bersih dan nyaman.
7. Meningkatkan
kualitas kesehatan masyarakat.
8. Mempererat
tali persaudaraan antar pelajar
9. Menumbuhkan
bibit berbakat dalam bidang budaya.
10. Menumbuhkan
bibit berbakat dalam bidang akademik.
BAB V
SIMPULAN DAN
REKOMENDASI
A.
Simpulan
Berdasarkan pembahasan masalah yang
penulis paparkan di atas, maka penulis dapat menyimpulkan sebagai berikut :
a. Optimalnya
Pemanfatkan Peluang yang merupakan bagian dari Kompetensi kewirausahaan.
b. Tumbuhnya
rasa pecaya diri peserta
didik
c. Pengembangan
bakat dan potensi peserta didik meningkat
d. Peserta
didik cinta lingkungan hijau
e. Keterlibatan
seluruh komponen meningkat
f. Prestasi
peserta didik meningkat
g. Pendidikan
karakter meningkat
B.
Rekomendasi
Pemanfatkan Peluang dan greeneration merupakan bentuk
operasional desentralisasi pendidikan memberikan wawasan baru dalam dunia
pendidikan. Harus disadari bahwa Pemanfatkan Peluang dan greeneration dilakukan
untuk meningkatkan kesejahteraan, pemerataan, keadilan, demokratisasi dan
penghormatan terhadap nilai-nilai budaya lokal, serta menggali potensi dan
keanekaragaman sekolah di daerah.
Pemanfatkan Peluang dan Greeneration
yang profesional perlu terus diciptakan melalui peningkatan kemampuan aparat di
sekolah dalam mengolah, menganalisis, dan mendayagunakan informasi agar dapat
mengelola pendidikan secara efisien dan efektif.
Oleh karena itu penulis
mengharapkan agar semua lembaga pendidikan untuk dapat memanfatkan peluang dan
greeneration dengan sebaik-baiknya, sehingga pemberdayaan dan partisipasi masyarakat semakin tinggi. Dengan
pemberdayaan masyarakat yang tinggi akan menjadi sekolah yang dicintai oleh
masyarakat, dan menjadi sekolah pilihan masyarakat
DAFTAR PUSTAKA
Depdiknas. 2007. Kewirausahaan Sekolah. materi diklat
pembinaan kompetensi calon kepala sekolah/kepala sekolah). Jakarta.
Antara.
(2008). Bentuk Karakter Bangsa Melalui Olahraga.
http://www.antara.co.id/arc/2008/9/9/presiden--bentuk-karakter-bangsa-melalui-olahraga/.
2 April 2018. Pkl : 20.49 WIBB
Anifral
Hendri. (2008). Ekskul Olahraga Upaya Membangun karakter Peserta didik.
http://202.152.33.84/index.php?option=
com_content&task=view&id=16421&Itemid=46. Saturday, 5 April 2018.
Pkl: 20.42.WIBB.
Kartono.
Bakat Khusus. http://ini-taufik.blogspot.com/2011/12/ bakat-khusus.html, Senin,
1 April 2018 pukul 14.00
Mulyasa.E.
2009, Menjadi Kepala Sekolah Profesional. Remaja Rosdakarya. Bandung.
Suryadi.
2009. Manajemen Mutu Berbasis Sekolah (Konsep dan Aplikasi). Bandung: PT Sarana
Panca Karya Nusa.
Tim
Prima Pena. (2006). Kamus Ilmiah Populer. Surabaya ; Gitamedia Press.
Wikipedia.
(2008). Karakter dan Olahraga. http://id.wikipedia. org/wiki/Karakter. Senin, 6
April 2018 pukul 14.00 WIB.
……….
KTSP SDN 01 Mekar Jaya Kecamatan Banjar Margo Kabupaten Tulang Bawang
2016/2017.
LAMPIRAN-LAMPIRAN
Lampiran 1. Daftar
Hasil Obsevasi, Analisis
Peluang
dan tindak Lanjut Pada Lomba OSN dan O2SN tahun 2016 DAN 2017
|
OBSERVASI,
ANALISIS PELUANG DAN TINDAK LANJUT PROGRAM PADA LOMBA OSN TAHUN 2016
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
DARI 16
SEKOLAH DI KECAMATAN BANJAR MARGO
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
NO
|
CABANG YANG DILOMBAKAN
|
JUMLAH PESERTA
|
PELUANG MENANG(%)
|
PERINGKAT PROGRAM PRIORITAS
|
SUMBER DAYA
|
PROGRAM TINDAK LANJUT TERPILIH
|
||||||||||||||||||||||||||||||||
|
1
|
Matematika
|
30
|
7%
|
1
|
ADA
|
PEMBINAAN
|
||||||||||||||||||||||||||||||||
|
2
|
IPA
|
45
|
5%
|
2
|
|
|
||||||||||||||||||||||||||||||||
|
KET: SETIAP
SEKOLAH MENGIRIM 3 PESERTA SETIAP CABANG LOMBA
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
OBSERVASI,
ANALISIS PELUANG DAN TINDAK LANJUT
PROGRAM PADA LOMBA O2SN 2016
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
DARI 16
SEKOLAH DI KECAMATAN BANJAR MARGO
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
NO
|
CABANG YANG DILOMBAKAN
|
JUMLAH PESERTA SAINGAN
|
PELUANG MENANG (%)
|
PERINGKAT PROGRAM PRIORITAS
|
SUMBER DAYA
|
2 PROGRAM TINDAK LANJUT TERPILIH
|
||||||||||||||||||||||||||||||||
|
PUTRA
|
PUTRI
|
PUTRA
|
PUTRI
|
PUTRA
|
PUTRI
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||
|
1
|
Kid atletik
|
15
|
15
|
6%
|
6%
|
6
|
5
|
|
|
|||||||||||||||||||||||||||||
|
2
|
Renang
|
2
|
2
|
33%
|
33%
|
3
|
3
|
TIDAK ADA
|
|
|||||||||||||||||||||||||||||
|
3
|
Senam
|
10
|
15
|
9%
|
6%
|
5
|
6
|
|
|
|||||||||||||||||||||||||||||
|
4
|
Bulu
Tangkis
|
9
|
4
|
10%
|
20%
|
4
|
4
|
ADA
|
PEMBINAAN
|
|||||||||||||||||||||||||||||
|
5
|
Pencak
Silat
|
0
|
0
|
100%
|
100%
|
1
|
1
|
ADA
|
PEMBINAAN
|
|||||||||||||||||||||||||||||
|
6
|
Karate
|
1
|
1
|
50%
|
50%
|
2
|
2
|
TIDAK ADA
|
|
|||||||||||||||||||||||||||||
|
KET: SETIAP
SEKOLAH MENGIRIM 1 PESERTA SETIAP CABANG LOMBA
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
OBSERVASI,
ANALISIS PELUNG DAN TINDAK LANJUT
PROGRAM PADA LOMBA OSN TAHUN 2017
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
DARI 16
SEKOLAH DI KECAMATAN BANJAR MARGO
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
NO
|
CABANG YANG DILOMBAKAN
|
JUMLAH PESERTA
|
PELUANG MENANG(%)
|
PERINGKAT PROGRAM PRIORITAS
|
SUMBER DAYA
|
PROGRAM TINDAK LANJUT TERPILIH
|
||||||||||||||||||||||||||||||||
|
1
|
Matematika
|
36
|
6%
|
1
|
ADA
|
PEMBINAAN
|
||||||||||||||||||||||||||||||||
|
2
|
IPA
|
42
|
5%
|
2
|
|
|
||||||||||||||||||||||||||||||||
|
KET: SETIAP
SEKOLAH MENGIRIM 3 PESERTA SETIAP CABANG LOMBA
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
OBSERVASI,
ANALISIS PELUANG DAN TINDAK LANJUT
PROGRAM PADA LOMBA O2SN 2017
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
DARI 16
SEKOLAH DI KECAMATAN BANJAR MARGO
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
NO
|
CABANG YANG DILOMBAKAN
|
JUMLAH PESERTA SAINGAN
|
PELUANG MENANG (%)
|
PERINGKAT PROGRAM PRIORITAS
|
SUMBER DAYA
|
2 PROGRAM TINDAK LANJUT TERPILIH
|
||||||||||||||||||||||||||||||||
|
PUTRA
|
PUTRI
|
PUTRA
|
PUTRI
|
PUTRA
|
PUTRI
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||
|
1
|
Kid atletik
|
15
|
15
|
6%
|
6%
|
6
|
6
|
|
|
|||||||||||||||||||||||||||||
|
2
|
Renang
|
3
|
3
|
25%
|
25%
|
3
|
3
|
TIDAK ADA
|
|
|||||||||||||||||||||||||||||
|
3
|
Senam
|
11
|
14
|
8%
|
7%
|
5
|
5
|
|
|
|||||||||||||||||||||||||||||
|
4
|
Bulu
Tangkis
|
9
|
6
|
10%
|
14%
|
4
|
4
|
ADA
|
PEMBINAAN
|
|||||||||||||||||||||||||||||
|
5
|
Pencak
Silat
|
2
|
2
|
33%
|
33%
|
2
|
2
|
ADA
|
PEMBINAAN
|
|||||||||||||||||||||||||||||
|
6
|
Karate
|
1
|
1
|
50%
|
50%
|
1
|
1
|
TIDAK ADA
|
|
|||||||||||||||||||||||||||||
|
KET: SETIAP
SEKOLAH MENGIRIM 3 PESERTA SETIAP CABANG LOMBA
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Lampiran 2. Jadwal
Kegiatan Kepala sekolah dan Guru
|
NO
|
HARI/WAKTU
|
JENIS KEGIATAN
|
PEMBIMBING
|
Guru
|
|
1
|
Segera
setelah lomba selesai dilaksanakan
|
Mengamati
setiap cabang lomba dan kesulitan serta tantangan yang akan di hadapi kedepan
|
Kepala
sekolah
|
1. Guru
PAI
2. Guru
Penjas
3. Guru
Kelas 3, 4
4. Seluruh
Pembina extrakurikuler.
|
.Lampiran 3. Jadwal Kegiatan
Kesiswaan di Sekolah
|
NO
|
HARI/WAKTU
|
JENIS KEGIATAN
|
PEMBIMBING
|
KELAS
|
|
1
|
Selasa, Sabtu,
Minggu
15.00 – 16.00
|
Senam, Sepakbola,
Tenis meja, Bola
Voli, bulu tangkis
|
Juli Hadi Saputro, S.Pd
Matius Sutrisno, S.Pd.SD
|
3,4,5
|
|
2
|
Rabu,
13.30 – 14.00 dan incidental
|
Seni Budaya:
Puisi, ,
Tari,
|
Haryati, S.Pd.SD
Wahyuni,S.Pd
|
3,4, 5
|
|
3
|
Kamis,
13.30 – 14.00
|
Pembinaan Peserta didik Prestasi
|
Riyadi, s.Pd.SD
Pia Yustika Mirawati
|
4,5
|
|
4
|
Sabtu,
13.30 – 14.00
|
Rebana
Pencak Silat
|
Pak RK
Josi ahmadi
|
1 s.d 6
|
|
5
|
Jumat
15.00 – 17.00
|
Pramuka
|
Jikin
|
3,4 dan 5,6
|
|
6
|
Sesuai jadwal
|
Kegiatan Cinta Lingkungan
|
Wiji
Cici haryati
|
Kelas 1s.d 6
|
Lampiran 4. Dokumen
Photo Kondisi awal Prestasi yang diraih tahun 2016
Photo 1. Prestasi yang
diraih tahun 2016 ( hanya 1 piala )
Lampiran 5. Dokumen
Photo Kegiatan dan Prestasi yang diraih tahun 2017
Photo 3. Rapat dan penyampaian
program prioritas Tahun 2017
Photo 2. Analisis hasil observasi pada kegiatan OSN dan O2SN
Photo 4. Kegiatan les tambahan untuk lomba OSN mata pelajaran IPA
Photo. Kegiatan less tambahan untuk lomba mata pelajaran matematika
Photo 6. Kegiatan prioritas ekstrakurikuler Pencak
Silat
Photo 7. Kegiatan wajib pramuka untuk
pendidikan karakter
Photo 8. Kegiatan rutin setiap jum’at
untuk program Greeneration
Photo 9. Kegiatan mata pelajaran pertanian
untuk program Greeneration
Photo 10. Kegiatan
pendidikan karakter religius
Photo 11. Hasil pemanfaatan peluang KS Mendapat sertifikat IN GP
Photo 12. Kepala Sekolah diberi tugas sebagai
Instruktur Nasional
Guru Pembelajar
Photo. Kepala sekolah
mendapat hadiah dan sertifikat juara 2 pemilihan kepala sekolah berprestasi Kabupaten Tulang Bawang tahun 2017.
Photo 14. Kepala sekolah
mendapat hadiah dan sertifikat juara 2 pemilihan kepala sekolah berprestasi Kabupaten Tulang Bawang tahun 2017.
Photo 15. Akreditasi sekolah meningkat dari C
menjadi B dan diberikan pada tahun 2017.
Lampiran 6. Dokumen
Photo Hasil dan Prestasi
Tahun 2018
Photo 16. Hasil Program Greeneration Sekolah menjadi
sejuk dan nyaman
Photo 17. Kepala sekolah mewakili peserta didik yang menang dalam
OSN dan O2SN
Photo 18. Kepala sekolah
mendapat hadiah dan sertifikat juara 1 pemilihan kepala sekolah berprestasi Kabupaten Tulang Bawang tahun 2018
Photo 19. Pesertadidik
mendapat hadiah dan sertifikat juara pada kegiatan lomba tahun 2018.
Photo 20. Tropi piala yang
diperoleh tahun 2018.
Photo 21. Kepala sekolah
mendapat surat tugas dari dinas pendidikan mengikuti Diklat Cawas 2018.
Photo 22.
Kegiatan Program Prioritas Bulu Tangkis
Photo 23. Kegiatan Greeneration dan religius
Tidak ada komentar:
Posting Komentar