pengertian kurikulum
yang dikemukakan oleh para ahli:
- Pengertian
Kurikulum Menurut Kerr, J. F (1968): Kurikulum adalah semua pembelajaran yang
dirancang dan dilaksanakan secara individu ataupun secara kelompok, baik
di sekolah maupun di luar sekolah.
- Pengertian
Kurikulum Menurut Inlow (1966): Kurikulum adalah usaha menyeluruh yang dirancang
oleh pihak sekolah untuk membimbing murid memperoleh hasil pembelajaran
yang sudah ditentukan.
- Pengertian
Kurikulum Menurut Neagley dan Evans (1967): kurikulum adalah semua pengalaman yang
dirancang dan dikemukakan oleh pihak sekolah.
- Pengertian
Kurikulum Menurut UU No. 20 Tahun 2003: Kurikulum adalah seperangkat rencana dan
pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang
digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk
mencapai tujuan pendidikan nasional.
- Kurikulum adalah Rancangan Pengajaran atau sejumlah mata pelajaran
yang disusun secara sistematis untuk menyelesaikansuatu program untuk
memperoleh ijazah. (Crow and Crow)
- Kurikulum adalah kelompok pengajaran yang sistematik atau urutan
subjek yang dipersyaratkan untuk lulus atau sertifikasidalam pelajaran
mayor, misalnya kurikulum pelajaran sosial, kurikulum
pendidikan fisika (Carter V. Good dalam
Oliva,191:6)
- Kurikulum adalah seluruh pengalaman siswa di bawah bimbingan guru
( Hollis L. Caswell and Doak S. Campbell dalamOliva, 1991:6)
- Kurikulum adalah sebagai sebuah perencanaan untuk memperbaiki
seperangkat pembelajaran untuk seseorang agar menjaditerdidik (J. Galen
Saylor, William M. Alexander, and arthur J. Lewis dalam Oliva 1991:6)
- MACDONALD;Popham
Kurikulum adalah pernyataan mengenai tujuan - TANNER&TANNER
Kurikulum adalah suatu rencana tertulis - OLIVIA,1997:60
Kurikulum adalah perangkat pendidikan yang merupakan jawaban terhadap kebutuhan dan tantangan - MILLER&SELLER
Kurikulum adalah seperangkat mata pelajran. Kurikulum juga merupakan interaksi antara siswa dan guru untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu - NUNAN
Kurikulum adalah semua kegiatan yang dalam kegiatan-kegiatan tersebut para siswa terlibat secara aktif dalam aturan sekolah yang meliputi apa yang dipelajari siswa, bagaimana mereka belajarnya, bagaimana guru membantu mereka dalam belajar, materi apa yang digunakan, dengan menggunakan gaya dan metode penilaian yang bagaimana serta fasilitas apa yang digunakan untuk mendukung berjalannya semua kegiatan tersebut - RICHARDS(2001)
Kurikulum adalah kegiatan yang esensial karena kegiatan tersebut mencoba menelaah bagaimana meningkatkan kualitas pengajaran melalui penggunaan perencanaan, pengembangan, penelaahan dan pelaksanaan dalam semua aspek program secara sistematis - PIERREBOURDIEU
Kurikulum adalah program dan isi dari suatu sistem pendidikan yang berupaya melaksanakan proses akumulasi ilmu pengetahuan antargenerasi dalam suatu masyarakat - ANONIM
Kurikulum adalah seluruh pengalaman yang ditawarkan pada peserta didik dibawah arahan dan bimbingan penyelenggara program. - Menurut
George A. Beaucham (1976), kurikulum
sebagai bidang studi membentuk suatu teori yaitu teori kurikulum. Selain
sebagai bidang studi kurikulum juga sebagai rencana pengajaran dan sebagai
suatu sistem (sistem kurikulum) yang merupakan bagian dari sistem
persekolahan.
- Menurut
Hilda Taba (1962), Kurikulum
sebagai a plan for learning, yakni sesuatu yang direncanakan
untuk dipelajari oleh siswa. Sementara itu, pandangan lain mengatakan
bahwa kurikulum sebagai dokumen tertulis yang memuat rencana untuk peserta
didik selama di sekolah.(Hilda Taba ;1962 dalam bukunya “Curriculum
Development Theory and Practice).
- Nengly
and Evaras (1976), Kurikulum
adalah semua pengalaman yang direncanakan yang dilakukan oleh sekolah
untuk menolong para siswa dalam mencapai hasil belajar kepada kemampuan
siswa yang paling baik.
- J.
Lloyd Trump dan Delmas F. Miller dalam buku school improvement. Menurut mereka dalam kurikulum juga termasuk
metode mengajar dan belajar, cara mengevaluasi murid dan seluruh program,
perubahan tanaga mengajar, bimbingan dan penyuluhan, supervise dan
administrasi dan hal-hal structural mengenai waktu, jumlah ruangan serta
kemingkinan memilih mata pelajaran.
- Menurut
Valiga, T & Magel, C. Kurikulum
adalah urutan pengalaman yang ditetapkan oleh sekolah untuk mendisiplinkan
cara berfikir dan bertindak.
- Purwadi
(2003) memilah
pengertian kurikulum menjadi enam bagian : (1) kurikulum sebagai ide; (2)
kurikulum formal berupa dokumen yang dijadikan sebagai pedoman dan panduan
dalam melaksanakan kurikulum; (3) kurikulum menurut persepsi pengajar; (4)
kurikulum operasional yang dilaksanakan atau dioprasional kan oleh
pengajar di kelas; (5) kurikulum experience yakni kurikulum yang dialami
oleh peserta didik; dan (6) kurikulum yang diperoleh dari penerapan
kurikulum.
- Menurut Grayson
(1978), kurikulum adalah suatu perencanaan untuk mendapatkan
keluaran (out- comes) yang diharapkan dari suatu pembelajaran.
Perencanaan tersebut disusun secara terstruktur untuk suatu bidang studi,
sehingga memberikan pedoman dan instruksi untuk mengembangkan strategi
pembelajaran (Materi di dalam kurikulum harus diorganisasikan dengan baik
agar sasaran (goals) dan tujuan (objectives) pendidikan yang
telah ditetapkan dapat tercapai.
- Menurut Harsono
(2005), kurikulum merupakan gagasan pendidikan yang diekpresikan
dalam praktik. Dalam bahasa latin, kurikulum berarti track atau
jalur pacu. Saat ini definisi kurikulum semakin berkembang, sehingga yang
dimaksud kurikulum tidak hanya gagasan pendidikan tetapi juga termasuk
seluruh program pembelajaran yang terencana dari suatu institusi
pendidikan.
- B.
Bara, Ch (2008), Kurikulum
yakni bahwa konsep kurikulum dapat diklasifikasikan ke dalam empat jenis
pengertian yang meliputi: (1) kurikulum sebagai produk; (2) kurikulum
sebagai program; (3) kurikulum sebagai hasil yang diinginkan: dan (4)
kurikulum sebagai pengalaman belajar bagi peserta didik.
- Kurikulum sekolah adalah konten dan proses
formal maupun non formal di mana pebelajar memperoleh pengetahuan dan
pemahaman, perkembangan skil, perubahan tingkah laku, apresiasi, dan
nilai-nilai di bawah bantuan sekolah (Ronald C. Doll dalam Oliva, 1991:7)
- Kurikulum dalam program pendidikan dibagi
menjadi empat elemen yaitu program belajar, program pengalaman, program
pelayanan, dan kurikulum tersembunyi (Abert I. Oliver dalam Oliva,
1991:7).
- Kurikulum adalah sejumlah pengalaman pendidikan kebudayaan, sosial,
olahraga, dan kesenian yang disediakan oleh sekolah bagi murid-murid di
dalam dan di luar sekolah dengan maksud menolongnya untuk berkembang
menyeluruh dalam segala segi dan merubah tingkah laku mereka sesuai dengan
tujuan-tujuan pendidikan. (Dr. Addamardasyi dan Dr. Munir Kamil)
- Menurut
George A. Beaucham (1976), kurikulum
sebagai bidang studi membentuk suatu teori yaitu teori kurikulum. Selain
sebagai bidang studi kurikulum juga sebagai rencana pengajaran dan sebagai
suatu sistem (sistem kurikulum) yang merupakan bagian dari sistem
persekolahan.
- Daniel
Tanner & Laurel Tanner :
Pengalaman pembelajaran yang terencana dan terarah, yang disusun melalui
proses rekonstruksi pengetahuan dan pengalaman yang sistematis di bawah
pengawasan lembaga pendidikan agar pembelajar dapat terus memiliki minat
untuk belajar sebagai bagian dari kompetensi sosial pribadinya.
- Romine : Kurikulum mencakup semua temu permbelajaran,
aktivitas dan pengalaman yang diikuti oleh anak didik dengan arahan dari
sekolah baik di dalam maupun di luar kelas.
- Murray
Print. :
Kurikum didefinisikan sebagai semua ruang pembelajaran terencana yang
diberikan kepada siswa oleh lembaga pendidikan dan pengalaman yang
dinikmati oleh siswa saat kurikulum itu terapkan.
- John
Dewey (1902) sejak
lama telah menggunakan istilah kurikulum dan hubungannya dengan anak
didik. Dewey menegaskan bahwa kurikulum dan anak didik merupakan dua hal
yang berbeda tetapi kedua-duanya adalah proses tunggal dalam bidang
pendidikan. Kurikulum merupakan suatu rekonstruksi berkelanjutan yang
memaparkan pengalaman belajar anak didik melalui suatu susunan pengetahuan
yang terorganisir dengan baik yang biasanya disebut kurikulum.
- Menurut
Harold B, Alberty (1965) “All of the activities that are provided for the
student by the school.”Kegiatan yang disajikan oleh sekolah bagi para
pelajar. Tidak ada pembatasan antara kegiatan didalam kelas dan diluar kelas. Di
kutip oleh Prof. Dr. S Nasution (1988 : hal 11)
- Franklin
Bobbit (1918) menyatakan
bahwa kurikulum adalah susunan pengalaman belajar terarah yang digunakan
oleh sekolah untuk membentangkan kemampuan individual anak didik. Harold
Rugg (1927) mengartikan kurikulum sebagai suatu rangkaian pengalaman yang
memiliki kemanfaatan maksimum bagi anak didik dalam mengembangkan
kemampuannya agar dapat menyesuaikan dan menghadapi berbagai situasi
kehidupan.
- Hollins
Caswell (1935) menyatakan
bahwa kurikulum adalah susunan pengalaman yang digunakan guru sebagai
proses dan prosedur untuk membimbing anak didik menuju ke kedewasaan.
- Ralph
Tyler (1957) menegaskan
bahwa kurikulum adalah seluruh pengalaman belajar yang direncanakan dan
diarahkan oleh sekolah untuk mencapai tujuan pendidikannya.
- Robert
Gagne (1967) mengartikan
bahwa kurikulum adalah suatu rangkaian unit materi belajar yang disusun
sedemikian rupa sehingga anak didik dapat mempelajarinya berdasarkan
kemampuan awal yang dimiliki/ dikuasai sebelumnya.
- James
Popham dan Eva Baker (1970) mengatakan
bahwa kurikulum adalah seluruh hasil belajar yang direncanakan dan
merupakan tanggung jawab sekolah. Materi kurikulum mengacu kepada tujuan
pengajaran yang diinginkan.
- Michael
Schiro (1978) mengartikan
kurikulum sebagai proses pengembangan anak didik yang diharapkan terjadi
dan digunakan dalam perencanaan pengajaran.
- Saylor, Alexander, dan Lewis (1981) mengartikan kurikulum sebagai
suatu rencana yang berisi sekumpulan pengalaman belajar untuk anak didik
yang akan dididik.
- Menurut
Saylor (1956 )“A curriculum is total effort of the school to going abaout
desired out comes in school and out-of-school situation.”Kurikulum adalah
usaha maksimal dari sekolah untuk mencapai hasil yang diinginkan didalam
sekolah dan diluar situasi sekolah. Dikutip oleh Nana S Sukmadinata (1998
: hal 3)
- Menurut
Schiro (1978) Kurikulum sebagai proses pengembangan anak didik yang
diharapkan terjadi dan digunakan dalam perencanaannya. Dikutip oleh Ahmad,
dkk (1988 : hal 14)
Referensi: